Fidaxomicin TCI F1216 adalah antibiotik yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang mikrobiologi dan farmakologi. Bahan ini berfungsi sebagai agen antibakteri yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, terutama *Clostridium difficile*, yang sering menjadi penyebab infeksi saluran pencernaan. Fidaxomicin dikenal karena kemampuannya untuk mempertahankan flora bakteri usus secara seimbang, sehingga lebih aman dibandingkan antibiotik lain yang memiliki efek samping lebih besar.
Fidaxomicin memiliki struktur molekuler yang unik dan mekanisme kerja yang berbeda dari antibiotik lain, seperti penicillin atau tetracycline. Bahan ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karena sifat tersebut, Fidaxomicin mudah digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, baik dalam bentuk larutan maupun padatan.
Di laboratorium Indonesia, Fidaxomicin sering digunakan dalam penelitian terkait mikrobiologi klinis dan farmakologi. Bahan ini menjadi pilihan karena keandalannya dalam menghambat bakteri patogen yang sulit diatasi oleh antibiotik konvensional. Peneliti di Indonesia juga menggunakan bahan ini untuk mengembangkan metode pengobatan baru yang lebih efektif dan aman bagi pasien.
- Penelitian tentang efektivitas antibiotik terhadap bakteri usus
- Uji sensitivitas bakteri terhadap berbagai jenis antibiotik
- Pengembangan metode pengobatan untuk infeksi *Clostridium difficile*
- Studi tentang dampak antibiotik terhadap flora usus manusia
- Eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi mekanisme kerja Fidaxomicin
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 873857-62-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Fidaxomicin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam laboratorium, Fidaxomicin harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah paparan langsung. Selalu pastikan bahwa wadahnya tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan konsentrasi.
- (2013). Fidaxomicin endorsed by ESCMID. Clinical Pharmacist doi:10.1211/pj.2013.11129572
- Hirai (2025). Extended-pulsed fidaxomicin therapy for recurrent Clostridioides difficile infection after standard vancomycin and fidaxomicin failure: A case report. Journal of Infection and Chemotherapy doi:10.1016/j.jiac.2025.102709
- (2026). Cefotaxime/Fidaxomicin. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-026-97642-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
