Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1672-88-4

Furagin TCI F1341

Furagin TCI F1341

Identitas Kimia

Nama lain
1-[3-(5-Nitro-2-furyl)allylidenamino]hydantoin · 1-[[3-(5-Nitrofuran-2-yl)allylidene]amino]imidazolidine-2,4-dione · 1-[[3-(5-Nitro-2-furyl)-2-propen-1-ylidene]amino]-2,4-imidazolidinedione
No. CAS
1672-88-4
Rumus molekul
C10H8N4O5
Berat molekul
264.20 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-[(E)-[(E)-3-(5-nitrofuran-2-yl)prop-2-enylidene]amino]imidazolidine-2,4-dione
SMILES
C1C(=O)NC(=O)N1N=CC=CC2=CC=C(O2)[N+](=O)[O-]
InChIKey
DECBQELQORZLLP-UAIOPKHMSA-N
MDL
MDL00431319
PubChem
CID 6870646
Harga reguler Rp 2.545.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.545.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Furagin, dengan nomor CAS 1672-88-4, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kehidupan. Produk ini termasuk dalam kategori antibiotik dan reagen kimia, yang sering digunakan dalam laboratorium untuk analisis dan sintesis senyawa aktif biologis. Furagin memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap berbagai jenis bakteri, terutama bakteri gram negatif. Dalam penelitian, senyawa ini sering digunakan untuk menguji efektivitas antibiotik, serta sebagai bahan baku dalam pembuatan obat dan produk farmasi.

Furagin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karena sifat ini, Furagin mudah ditemukan dalam berbagai bentuk kemasan, seperti serbuk atau larutan, yang memudahkan penggunaan di laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki daya reaksi yang baik dengan berbagai reagen kimia, sehingga cocok untuk berbagai eksperimen kimia dan biokimia.

Di laboratorium Indonesia, Furagin sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, mikrobiologi, dan kimia medis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan Furagin sebagai bahan dasar dalam pengembangan obat baru dan studi tentang resistensi antibiotik. Produk ini juga menjadi pilihan utama bagi para peneliti yang membutuhkan bahan aktif biologis dengan kualitas tinggi dan keandalan.

  • Furagin digunakan untuk pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram negatif karena sifat antimikrobinya yang kuat.
  • Senyawa ini cocok untuk sintesis senyawa kimia yang memiliki aktivitas biologis karena kemampuannya dalam bereaksi dengan berbagai reagen.
  • Furagin sering dimanfaatkan dalam penelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek farmakologis senyawa aktif.
  • Bahan ini digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa kimia dalam sampel biologis.
  • Furagin dapat digunakan dalam pembuatan obat baru sebagai bahan aktif atau bahan bantu sintesis.

Merek TCI
Nomor CAS 1672-88-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung

Furagin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dalam kondisi kering serta jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil adalah ideal untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa ini. Saat melakukan penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Furagin juga perlu dihindari dari kontak dengan bahan kimia yang tidak kompatibel, seperti asam kuat atau bahan reduktor.

  • Lisiecka (2023). Clinical trial research on furagin-induced anaphylactic shock: assessing mechanisms and preventive strategies. EMERGENCY MEDICINE doi:10.22141/2224-0586.19.7.2023.1632
  • Dybowski dkk. (2008). Ciprofloxacin and furagin in acute cystitis: comparison of early immune and microbiological results. International Journal of Antimicrobial Agents doi:10.1016/j.ijantimicag.2007.08.021
  • Pustenko dkk. (2026). Furagin Derivatives—Nitrofuran‐Based Hydrazones as Potential Dual Inhibitors of Thioredoxin Reductase and Carbonic Anhydrases. ChemMedChem doi:10.1002/cmdc.70379

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.