Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 103361-09-7

Flumioxazin TCI F1406

Flumioxazin TCI F1406

Identitas Kimia

Nama lain
2-[7-Fluoro-3-oxo-4-(2-propyn-1-yl)-3,4-dihydro-2H-1,4-benzoxazin-6-yl]-4,5,6,7-tetrahydro-1H-isoindole-1,3(2H)-dione
No. CAS
103361-09-7
PubChem
CID 92425
Rumus molekul
C19H15FN2O4
Berat molekul
354.34 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(qNMR)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(7-fluoro-3-oxo-4-prop-2-ynyl-1,4-benzoxazin-6-yl)-4,5,6,7-tetrahydroisoindole-1,3-dione
SMILES
C#CCN1C(=O)COC2=CC(=C(C=C21)N3C(=O)C4=C(C3=O)CCCC4)F
InChIKey
FOUWCSDKDDHKQP-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01754256
Harga reguler Rp 3.021.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.021.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Flumioxazin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam studi nutrisi seluler. Bahan ini berperan sebagai agen penghambat enzim, yang berfungsi mengontrol reaksi biokimia tertentu dalam lingkungan laboratorium. Flumioxazin sering digunakan dalam eksperimen yang memerlukan pengendalian aktivitas enzim untuk memahami mekanisme metabolisme dan proses nutrisi di dalam sel.

Flumioxazin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penyiapan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi. Selain itu, Flumioxazin memiliki struktur molekuler yang spesifik, yang memungkinkan interaksi yang terukur dengan berbagai substrat enzimatik.

Di laboratorium Indonesia, Flumioxazin digunakan dalam penelitian bidang biologi seluler dan nutrisi. Bahan ini menjadi alat penting bagi peneliti yang ingin mempelajari dinamika metabolisme sel dan efek dari berbagai faktor nutrisi terhadap aktivitas enzim. Ketersediaannya memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang akurat dan berbasis bukti.

  • Penelitian metabolisme sel untuk memahami proses penguraian nutrisi
  • Pengujian aktivitas enzim dalam lingkungan laboratorium untuk mengontrol reaksi kimia
  • Studi interaksi molekuler dalam proses nutrisi dan metabolisme
  • Eksperimen farmakologis untuk mengamati efek senyawa pada aktivitas enzim
  • Analisis komponen nutrisi dalam bahan makanan untuk penelitian nutrisi

Merek TCI
Nomor CAS 103361-09-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Nutrition Research
Ukuran kemasan 100mg, 500mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Flumioxazin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber cahaya langsung dan paparan udara bebas. Dalam laboratorium, Flumioxazin harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena sifat kimianya yang mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan wadahnya tidak bocor dan dijauhkan dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.

  • Sahoo dkk. (2019). Effect of Bio-Fertilizers and Flumioxazin on Microflora and Yield of Groundnut (Arachis hypogaea L.) in Alfisol of West Bengal. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences doi:10.20546/ijcmas.2019.809.056
  • Steppig dkk. (2018). Insecticide Seed Treatments Reduced Crop Injury from Flumioxazin, Chlorsulfuron, Saflufenacil, Pyroxasulfone, and Flumioxazin + Pyroxasulfone + Chlorimuron in Soybean. International Journal of Agronomy doi:10.1155/2018/9107549
  • McNaughton dkk. (2014). Soybean (Glycine max) Tolerance to Timing Applications of Pyroxasulfone, Flumioxazin, and Pyroxasulfone + Flumioxazin. Weed Technology doi:10.1614/wt-d-14-00016.1

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.