(R)-(+)-Glycidol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk membangun molekul dengan struktur kiral tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan farmasi karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aktif biologis. Sebagai chiral building block, (R)-(+)-Glycidol memainkan peran penting dalam pengembangan obat dan senyawa kimia kompleks yang memerlukan kontrol stereokimia yang ketat.
Senyawa ini memiliki struktur epoksida yang memungkinkan reaksi kimia yang fleksibel, seperti reaksi pembukaan epoksida yang digunakan dalam sintesis molekul kompleks. Karakteristik utamanya adalah kemurnian kiral yang tinggi, yang memastikan hasil sintesis memiliki aktivitas biologis yang konsisten. Keunggulan lainnya adalah stabilitas kimia yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum.
Di laboratorium Indonesia, (R)-(+)-Glycidol digunakan oleh peneliti kimia dan farmasi untuk pengembangan senyawa baru, uji kiralitas, dan sintesis senyawa aktif. Bahan ini juga relevan dalam penelitian tentang obat dan bahan kimia yang memerlukan kontrol stereokimia.
Brosur TCI (PDF)
- Chiral Building Blocks 2025-04-14 · hal. 11
- Sintesis senyawa aktif biologis yang memerlukan kontrol stereokimia
- Pengembangan obat dengan struktur kiral spesifik
- Uji kiralitas dalam penelitian farmasi
- Pembuatan bahan kimia kompleks dengan reaktivitas tinggi
- Penelitian tentang reaksi pembukaan epoksida dalam sintesis organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 57044-25-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
(R)-(+)-Glycidol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Hindari paparan udara dan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker digunakan untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati sebagai bahan kimia.
- Atkinson dkk. (2011). Non‐oxidative Thermal Degradation of Poly(glycidol), Poly(glycidol)‐g‐L‐lactide, and Poly(glycidol)‐g‐glycolide. Macromolecular Chemistry and Physics doi:10.1002/macp.201100243
- Ward (1990). Reaction of Glycidol and R(—) Glycidol Butyrate with Long‐Chain Aliphatic Alcohols — Glycerol and Oligomeric Glycerol Ethers. Lipid / Fett doi:10.1002/lipi.19900920703
- Ikeda dkk. (2012). Genotoxicity studies of glycidol fatty acid ester (glycidol linoleate) and glycidol. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2012.08.022
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
