Glibenclamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini termasuk dalam kategori reagen farmakologi yang digunakan untuk eksperimen ilmiah. Sebagai inhibitor ATP-asesa K+, Glibenclamide memiliki peran penting dalam studi mekanisme kerja obat dan pengaruhnya terhadap sistem saraf serta metabolisme. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian tentang diabetes, karena kemampuannya mempengaruhi sekresi insulin.
Glibenclamide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang spesifik, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia dan eksperimen laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, Glibenclamide menjadi pilihan yang aman untuk penelitian yang memerlukan bahan kimia dengan aktivitas biologis.
Di laboratorium Indonesia, Glibenclamide digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium riset kampus dan lembaga penelitian, karena kegunaannya yang luas dan keandalan hasil eksperimennya. Peneliti sering memanfaatkan bahan ini untuk memahami mekanisme obat dan pengaruhnya terhadap tubuh manusia.
- Penelitian tentang mekanisme kerja obat pada sistem saraf dan metabolisme.
- Eksperimen untuk memahami efek Glibenclamide terhadap sekresi insulin.
- Uji aktivitas biologis senyawa kimia dalam bidang farmakologi.
- Studi tentang penghambatan enzim ATP-ase K+ dalam reaksi kimia tertentu.
- Penelitian klinis dan eksperimental untuk pengembangan obat diabetes.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10238-21-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
Glibenclamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan degradasi. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan berlebihan. Saat mengambil bahan ini, pastikan tangan dan peralatan yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menjaga keamanan dalam proses penanganan.
- Budiman dkk. (2019). Glibenclamide-Nicotinamide Cocrystals Synthesized by The Solvent Evaporation Method to Enhance Solubility and Dissolution Rate of Glibenclamide. International Journal of Drug Delivery Technology doi:10.25258/ijddt.9.1.4
- &NA; (2006). Fewer hypoglycaemic events with repaglinide than glibenclamide. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-200615560-00053
- &NA; (1991). Glibenclamide see Tolbutamide/glibenclamide. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-199103470-00020
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
