Guanabenz Acetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan efek vasodilatasi dan aktivitas sistem saraf. Sebagai reagen farmakologis, Guanabenz Acetate berperan dalam studi tentang mekanisme kerja obat-obatan yang terkait dengan tekanan darah dan respons neurologis. Produk ini sangat relevan bagi peneliti yang ingin memahami interaksi molekuler dalam konteks fisiologi manusia atau hewan.
Guanabenz Acetate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi tertentu yang relevan untuk analisis biokimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Guanabenz Acetate cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam penelitian. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan proses penimbangan dan pemakaian dalam eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Guanabenz Acetate digunakan dalam berbagai penelitian terkait farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya dan keandalan hasil eksperimen yang dihasilkan. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan produk ini untuk studi tentang efek farmakologis dan mekanisme biologis.
- Penelitian tentang efek vasodilatasi pada sistem kardiovaskular
- Uji aktivitas obat-obatan pada model hewan percobaan
- Analisis interaksi molekuler dalam sistem saraf
- Pengembangan obat baru untuk penyakit tekanan darah tinggi
- Studi tentang mekanisme kerja obat dalam biokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23256-50-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Guanabenz Acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari atau kelembapan berlebihan untuk mencegah degradasi. Bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan hanya diakses oleh personel yang terlatih.
- TANAKA dkk. (2008). Crystal Structure of Guanabenz Acetate. Analytical Sciences: X-ray Structure Analysis Online doi:10.2116/analscix.24.x5
- Farha dkk. (2024). Guanabenz acetate, an antihypertensive drug repurposed as an inhibitor of Escherichia coli biofilm. Microbiology Spectrum doi:10.1128/spectrum.00738-24
- Igaki dkk. (1991). The effective inhibition of the Maillard reaction by guanabenz acetate, and its relevance to the prevention of diabetic complications. Clinica Chimica Acta doi:10.1016/0009-8981(91)90015-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
