TCI G0564 263902-57-4 G2F 2AB (500pmol/vial) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang kimia biologi, khususnya dalam studi glikosains. Bahan ini berupa senyawa glikosida yang memiliki struktur kompleks dan berperan sebagai substrat atau inhibitor dalam reaksi kimia terkait glikan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk penelitian terkait interaksi molekuler, sintesis senyawa kompleks, dan pengujian aktivitas biologis.
Senyawa ini memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah. Kandungan 500pmol per vial menawarkan dosis yang tepat untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Sifat kimianya yang stabil dalam kondisi tertentu memungkinkan penyimpanan yang relatif mudah, sehingga memudahkan pengguna dalam penggunaan berulang. Selain itu, kejernihan dan konsistensi kualitas dari produk TCI menjadikannya andalan dalam penelitian laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, farmakologi, dan teknologi biomedis. Peneliti lokal sering memanfaatkan produk ini untuk studi tentang struktur dan fungsi glikan, serta pengembangan obat baru. Ketersediaannya di pasar Indonesia memudahkan para ilmuwan dalam melakukan eksperimen yang memerlukan senyawa ini.
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis
- Sintesis senyawa kompleks untuk pengembangan obat
- Pengujian aktivitas biologis senyawa glikosida
- Studi struktur dan fungsi glikan dalam proses metabolisme
- Pengembangan teknik analisis kimia untuk senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 263902-57-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1 vial |
| Bentuk fisik | Bahan padat dalam vial |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri sesuai protokol laboratorium.
—
