Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1303-58-8

Emas(III) Oksida – Gold(III) Oxide, CAS 1303-58-8, TCI G0642

Emas(III) Oksida – Gold(III) Oxide, CAS 1303-58-8, TCI G0642

Identitas Kimia

Nama lain
Au2O3 · Auric Oxide · Gold Trioxide
No. CAS
1303-58-8
PubChem
CID 164805
Rumus molekul
Au2O3
Berat molekul
441.93 g/mol
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
bis(gold(3+));tris(oxygen(2-))
SMILES
[O-2].[O-2].[O-2].[Au+3].[Au+3]
InChIKey
DDYSHSNGZNCTKB-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00014173
Harga reguler Rp 3.976.350,00
Harga reguler Rp 2.780.400,00 Harga obral Rp 3.976.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Gold(III) Oxide (Au₂O₃) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang katalisis dan kimia anorganik. Bahan ini memiliki sifat oksidatif yang kuat dan sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan aktivasi oksidatif. Dalam laboratorium, Gold(III) Oxide sering digunakan untuk mempercepat reaksi kimia yang kompleks, terutama dalam sintesis senyawa organik dan anorganik.

Karakteristik utama Gold(III) Oxide adalah stabilitasnya terhadap lingkungan kimia dan kemampuannya untuk berfungsi sebagai katalis yang efisien dalam kondisi tertentu. Bahan ini juga memiliki sifat reaktif yang memungkinkan reaksi kimia berlangsung pada suhu dan tekanan yang lebih rendah dibandingkan metode tradisional. Karena sifat tersebut, Gold(III) Oxide menjadi pilihan yang populer dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk baru.

Di laboratorium Indonesia, Gold(III) Oxide digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang kimia, material, dan lingkungan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan katalis berbasis logam berat, terutama dalam sintesis senyawa kimia kompleks dan pengembangan teknologi baru.

Brosur TCI (PDF)

  • Sebagai katalis dalam reaksi oksidasi organik yang memerlukan aktivasi logam berat
  • Digunakan dalam sintesis senyawa anorganik yang membutuhkan reaksi redoks
  • Berperan dalam pengembangan material baru dengan sifat katalitik unik
  • Diterapkan dalam penelitian lingkungan untuk degradasi senyawa organik
  • Cocok untuk eksperimen kimia anorganik yang membutuhkan reaksi katalitik berbasis logam

Merek TCI
Nomor CAS 1303-58-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Padatan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan

Gold(III) Oxide harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber air dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan.

  • Mosseri (1991). Oxidation of dicyanoaurate(1-): the formation of dicyano gold(III) oxide and colloidal monocyano gold(III) oxide. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/j100155a068
  • Sashuk dkk. (2016). A halogen-free synthesis of gold nanoparticles using gold(III) oxide. Journal of Nanoparticle Research doi:10.1007/s11051-016-3576-x
  • Willneff dkk. (2002). Gas phase transport of gold with gold(III) oxide and carbon monoxide. Chemical Communications doi:10.1039/b210579a

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.