Gold(III) Oxide (Au₂O₃) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang katalisis dan kimia anorganik. Bahan ini memiliki sifat oksidatif yang kuat dan sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan aktivasi oksidatif. Dalam laboratorium, Gold(III) Oxide sering digunakan untuk mempercepat reaksi kimia yang kompleks, terutama dalam sintesis senyawa organik dan anorganik.
Karakteristik utama Gold(III) Oxide adalah stabilitasnya terhadap lingkungan kimia dan kemampuannya untuk berfungsi sebagai katalis yang efisien dalam kondisi tertentu. Bahan ini juga memiliki sifat reaktif yang memungkinkan reaksi kimia berlangsung pada suhu dan tekanan yang lebih rendah dibandingkan metode tradisional. Karena sifat tersebut, Gold(III) Oxide menjadi pilihan yang populer dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk baru.
Di laboratorium Indonesia, Gold(III) Oxide digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk dalam bidang kimia, material, dan lingkungan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan katalis berbasis logam berat, terutama dalam sintesis senyawa kimia kompleks dan pengembangan teknologi baru.
Brosur TCI (PDF)
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 6
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 17
Produk TCI terkait
- Zirkonium(IV) Oksida – Zirconium(IV) Oxide, CAS 1314-23-4, TCI Z0049
- Itrium(III) Oksida – Yttrium(III) Oxide, CAS 1314-36-9, TCI Y0007
- Titanium(IV) Oxide, AEROXIDE(regR) P 25, CAS 13463-67-7, TCI T4118
- Titanium(IV) Oxide, Rutile (999%, trace metals basis), CAS 1317-80-2, TCI T4019
- Titanium(IV) Oxide, Rutile (9999%, trace metals basis), CAS 1317-80-2, TCI T4018
- Sebagai katalis dalam reaksi oksidasi organik yang memerlukan aktivasi logam berat
- Digunakan dalam sintesis senyawa anorganik yang membutuhkan reaksi redoks
- Berperan dalam pengembangan material baru dengan sifat katalitik unik
- Diterapkan dalam penelitian lingkungan untuk degradasi senyawa organik
- Cocok untuk eksperimen kimia anorganik yang membutuhkan reaksi katalitik berbasis logam
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1303-58-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Gold(III) Oxide harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber air dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan.
- Mosseri (1991). Oxidation of dicyanoaurate(1-): the formation of dicyano gold(III) oxide and colloidal monocyano gold(III) oxide. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/j100155a068
- Sashuk dkk. (2016). A halogen-free synthesis of gold nanoparticles using gold(III) oxide. Journal of Nanoparticle Research doi:10.1007/s11051-016-3576-x
- Willneff dkk. (2002). Gas phase transport of gold with gold(III) oxide and carbon monoxide. Chemical Communications doi:10.1039/b210579a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





