Hexanal adalah senyawa organik yang termasuk dalam kategori alkena dan memiliki struktur kimia C₆H₁₂O. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik. Hexanal memiliki aroma yang khas dan mudah volatil, sehingga memainkan peran penting dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memproduksi senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam farmasi, kosmetik, dan industri makanan.
Hexanal memiliki sifat kimia yang stabil namun reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi seperti oksidasi, reduksi, dan reaksi substitusi. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih dalam penelitian yang memerlukan reaktivitas yang dapat dikontrol. Selain itu, Hexanal juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, Hexanal sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam industri farmasi dan kosmetik yang membutuhkan senyawa dengan sifat kimia tertentu. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan membuatnya mudah diakses dan digunakan oleh para peneliti.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 14
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi oksidasi dalam pembuatan senyawa alifatik
- Pengujian reaktivitas senyawa alkena dalam kimia organik
- Pembuatan aroma buatan untuk industri kosmetik
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa volatil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 66-25-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
Hexanal harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta cahaya langsung untuk mencegah penguraian atau penguapan berlebihan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Karena sifat volatilnya, penanganan harus dilakukan di area dengan ventilasi baik. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
- SHAHIDI dkk. (1994). ChemInform Abstract: Hexanal as an Indicator of the Flavor Deterioration of Meat and Meat Products.. ChemInform doi:10.1002/chin.199447316
- Kinart, dkk. (2002). UTILIZATION OF ALLYLDI-n-BUTYLTIN CHLORIDE IN THE LITHIUM PERCHLORATE CATALYSED ALLYLSTANNATION OF HEXANAL. Main Group Metal Chemistry doi:10.1515/mgmc.2002.25.9.527
- Sulaimankhil dkk. (2024). Influence of Staggered Hexanal Treatment on Post-Storage Fruit Physiology, Functional Quality and Enzyme Activity of ‘Royal Delicious’ Apple. Applied Fruit Science doi:10.1007/s10341-023-01027-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
