Hexylbenzene adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini merupakan senyawa aromatik yang memiliki struktur dasar benzene dengan rantai alkil heksil pada salah satu ujungnya. Dalam laboratorium, Hexylbenzene sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks atau sebagai pelarut dalam reaksi kimia tertentu. Karena sifatnya yang non-polar, senyawa ini cocok untuk pelarut dalam reaksi yang memerlukan stabilitas kimia tinggi.
Hexylbenzene memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga memudahkan proses penanganan dan penggunaan di laboratorium. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang cukup tinggi, yang memungkinkan penggunaannya dalam reaksi yang memerlukan suhu tinggi tanpa mengalami penguapan berlebihan. Karena karakteristik tersebut, Hexylbenzene menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, Hexylbenzene digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium industri dan akademik yang memerlukan bahan baku untuk sintesis senyawa tertentu. Ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang terjangkau membuat Hexylbenzene menjadi bahan yang relevan untuk pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan bahan baku non-polar
- Pelarut dalam reaksi kimia yang membutuhkan stabilitas tinggi
- Pembuatan senyawa farmakologis yang memerlukan struktur aromatik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dengan rantai alkil
- Pemisahan dan isolasi senyawa melalui teknik kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1077-16-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 250mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Hexylbenzene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak polar, bahan ini tidak mudah menguap, tetapi tetap perlu dipertimbangkan dalam penanganan untuk menghindari penguapan berlebihan. Penggunaan Hexylbenzene di laboratorium harus dilakukan dalam area yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Lai dkk. (2020). Formation of Two-Ring Aromatics in Hexylbenzene Pyrolysis. Energy & Fuels doi:10.1021/acs.energyfuels.9b03223
- Ağıl dkk. (2025). Structural and Magnetic Characteristics of Hexylbenzene-Doped MgB2/Fe Superconducting Wires. Journal of Low Temperature Physics doi:10.1007/s10909-025-03347-7
- Jain dkk. (1994). Excess enthaplies of binary mixtures toluene + propylbenzene, + butylbenzene and + hexylbenzene at 298.15, 308.15 and 318.15 K. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/0378-3812(94)87077-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
