Hydrazine Monohydrobromide dari TCI adalah garam hidrazin dengan satu ekuivalen asam hidrobromat yang tersedia sebagai padatan kristalin. Bahan ini berfungsi sebagai sumber hidrazin yang aman ditimbang dan disimpan, sekaligus sebagai pereaksi yang menyumbangkan unit N–N pada pembentukan hidrazon, pirazol, dan heterosiklik kaya nitrogen lainnya. Berbeda dengan bentuk diklorida atau dibromida, garam monohidrobromida hanya mengikat satu ekuivalen asam sehingga larutannya kurang asam dan ketersediaan hidrazin nukleofilik relatif lebih tinggi. Pilihan ini berguna ketika reaksi menuntut nukleofil aktif tetapi tetap ingin menghindari penanganan hidrazin cair.
Sifat yang membuatnya diminati adalah keseimbangan antara reaktivitas dan kemudahan penanganan. Sebagai padatan, bahan ini nyaris tidak menguap sehingga penimbangan di neraca analitik berlangsung stabil dan paparan uap bagi operator jauh berkurang. Ion bromida yang menyertainya kadang dikehendaki karena memberi kelarutan atau perilaku kristalisasi yang berbeda dari garam klorida, dan pada beberapa reaksi bromida dapat berperan sebagai nukleofil pembantu. Kestabilan penyimpanan yang baik pada kondisi sejuk dan kering membuat bahan ini dapat dipakai berulang dari wadah yang sama tanpa penurunan mutu yang cepat, selama wadah selalu ditutup rapat setelah pengambilan.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset sintesis organik dan kimia medisinal, terutama saat menyusun pustaka senyawa heterosiklik dan menyiapkan pereaksi turunan karbonil. Kemasan 25 g melayani penelitian skala kecil, pengujian kondisi reaksi, dan pekerjaan mahasiswa tingkat lanjut, sedangkan kemasan 500 g cocok bagi kelompok riset yang menjalankan sintesis berulang. Bentuk garam padat juga menyederhanakan urusan penyimpanan bahan berbahaya di institusi dengan aturan pengawasan yang ketat.
- Kondensasi dengan aldehida dan keton membentuk hidrazon, karena hidrazin monoprotonasi tetap cukup nukleofilik untuk bereaksi pada kondisi yang ringan.
- Sintesis cincin pirazol dari senyawa dikarbonil, sebab satu ekuivalen asam saja tidak menonaktifkan seluruh pasangan elektron nitrogen yang dibutuhkan.
- Pembuatan hidrazida dari ester dan asil klorida, memanfaatkan kereaktifan gugus hidrazin terhadap pusat karbonil yang bersifat elektrofilik.
- Sintesis heterosiklik triazol dan turunannya, karena unit N–N yang tersedia langsung menjadi bagian kerangka cincin kaya nitrogen produk.
- Reaksi reduksi tanpa logam pada skala penelitian, mengingat hidrazin yang dibebaskan bekerja sebagai reduktor dengan produk samping yang mudah dihilangkan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13775-80-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya |
Simpan garam ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi, terpisah dari bahan pengoksidasi kuat serta asam dan basa pekat. Karena turunan hidrazin bersifat toksik, lakukan penimbangan dan pelarutan di lemari asam sambil mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari terbentuknya debu halus di udara, jangan mencampur spatula dengan bahan lain, dan tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kumpulkan sisa larutan ke wadah limbah kimia khusus dan ikuti lembar data keselamatan dari produsen.
- Wu dkk. (2020). Enhanced performance of tin halide perovskite solar cells by addition of hydrazine monohydrobromide. Organic Electronics doi:10.1016/j.orgel.2020.105728
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
