TCI H0196 Hydroxylamine Sulfate adalah garam sulfat dari hidroksilamina yang menyediakan cara praktis dan jauh lebih aman untuk menghadirkan reagen hidroksilamina di laboratorium dibandingkan bentuk bebasnya yang tidak stabil. Dalam bentuk garam padat, bahan ini mudah ditimbang, disimpan, dan dilarutkan saat diperlukan. Perannya di laboratorium sangat luas, terutama sebagai reagen pembentuk oksim dari aldehida dan keton, sebagai reduktor pada berbagai prosedur kimia analitik, dan sebagai reagen penting pada sintesis senyawa nitrogen. Banyak prosedur identifikasi gugus karbonil klasik bergantung pada reagen ini untuk menghasilkan turunan padat yang mudah dikarakterisasi.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah nukleofilisitas gugus amina yang dilengkapi gugus hidroksil, sehingga bereaksi cepat dan selektif dengan gugus karbonil membentuk oksim, sekaligus kemampuannya bertindak sebagai reduktor ringan pada sistem berair. Bahan ini berupa padatan kristalin putih yang larut dalam air, memudahkan penyiapan larutan kerja pada berbagai konsentrasi. Bentuk garam sulfat memberi kestabilan penyimpanan yang jauh lebih baik dibandingkan hidroksilamina bebas. Grade TCI memberikan keseragaman antar lot yang penting terutama pada penggunaan analitik, sebab konsistensi reagen reduktor sangat memengaruhi keterulangan hasil pengukuran.
Di Indonesia, bahan ini banyak dipakai laboratorium kimia analitik perguruan tinggi, laboratorium pengujian air dan lingkungan, serta laboratorium sintesis organik. Salah satu pemakaian paling umum adalah pada penetapan kadar besi metode fenantrolin, di mana hidroksilamina diperlukan untuk mereduksi besi trivalen menjadi bivalen sebelum pembentukan kompleks berwarna. Pilihan kemasan 25 g dan 500 g memenuhi kebutuhan pengujian rutin berjumlah banyak maupun pemakaian riset yang lebih terbatas.
- Pereduksi pada penetapan kadar besi metode fenantrolin, karena reagen ini mengubah besi trivalen menjadi bivalen sehingga kompleks berwarna dapat terbentuk secara sempurna.
- Pembentukan oksim dari aldehida dan keton, sebab reaksinya berlangsung cepat dan menghasilkan turunan padat yang memudahkan identifikasi serta karakterisasi senyawa karbonil.
- Reagen sintesis senyawa nitrogen dan heterosiklik, karena oksim yang terbentuk dapat diolah lebih lanjut menjadi amida, nitril, maupun cincin heterosiklik melalui penataan ulang.
- Penstabil pada prosedur analisis yang peka oksidasi, sebab sifat reduktifnya menekan gangguan akibat spesi teroksidasi yang dapat mengubah pembacaan hasil pengukuran.
- Bahan praktikum kimia organik identifikasi gugus karbonil, karena pembentukan oksim merupakan uji klasik yang hasilnya mudah diamati dan diverifikasi oleh mahasiswa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10039-54-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g, 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin putih yang larut dalam air |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, wadah tertutup rapat |
Simpan hidroksilamina sulfat dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, serta jauhkan secara tegas dari bahan pengoksidasi kuat, logam tertentu, basa kuat, dan sumber panas karena senyawa hidroksilamina dapat menjadi tidak stabil bila terpapar kondisi tersebut. Jangan memanaskan bahan dalam wadah tertutup. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium saat menimbang, dan kerjakan di lemari asam karena bahan bersifat iritan bagi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Hindari terbentuknya debu melayang. Larutan kerja sebaiknya disiapkan segar dan diberi label lengkap. Kumpulkan limbah dalam wadah berlabel terpisah sesuai prosedur laboratorium.
- Fang dkk. (2009). Physicochemical Properties of Aqueous Hydroxylamine Sulfate and Aqueous (Hydroxylamine Sulfate + Ammonium Sulfate) Solutions at Different Temperatures. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je8008649
- Guan dkk. (2021). A coupling process of electrodialysis with oxime hydrolysis reaction for preparation of hydroxylamine sulfate. RSC Advances doi:10.1039/d1ra02766b
- Capobianco dkk. (1994). EDTA-Hydroxylamine Sulfate-Fe2+: An Efficient Corrosion Inhibitor System for an Industrial Crystallization Plant. Corrosion doi:10.5006/1.3293479
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
