o-Vanillin adalah senyawa kimia yang memiliki struktur aromatik dan digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan pengembangan produk kimia. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan aroma, obat, dan bahan tambahan makanan. Dalam laboratorium, o-Vanillin berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang dapat digunakan untuk menghasilkan senyawa heterosiklik atau senyawa lain yang memiliki struktur kompleks.
o-Vanillin memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reaktif kimia, seperti basa, asam, dan senyawa organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi substitusi, reduksi, dan oksidasi. Selain itu, senyawa ini memiliki aroma yang khas, sehingga sering digunakan dalam analisis aroma dan pengujian sensor kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, o-Vanillin digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan pangan. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi, perusahaan riset, dan laboratorium industri yang membutuhkan bahan dasar untuk sintesis senyawa baru atau pengembangan produk kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan tambahan makanan dengan aroma vanila
- Analisis komponen aroma dalam produk pangan dan minuman
- Pembuatan senyawa heterosiklik dalam kimia organik
- Uji kualitas dan identifikasi senyawa aromatik dalam sampel lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 148-53-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
o-Vanillin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindungi dari cahaya langsung. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Shang dkk. (2014). Sensitive voltammetric determination of vanillin with an AuPd nanoparticles−graphene composite modified electrode. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2013.11.044
- (2024). Determination of Hepatoprotective Effects of Vanillin Against Lipopolysaccharide-induced Acute Liver Injury In-Vivo Mice Model. Pakistan Journal of Medicine and Dentistry doi:10.36283/pjmd13-3/008
- Timotheou-Potamia dkk. (2007). Chemiluminometric determination of vanillin in commercial vanillin products. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2006.03.046
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
