Diacetone Alcohol (123-42-2) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), senyawa ini sering digunakan sebagai pelarut, reaktan, atau bahan bantu dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini memiliki peran penting dalam proses pemisahan, pelarutan, dan reaksi kimia yang memerlukan keberadaan senyawa dengan struktur karbon terbuka.
Diacetone Alcohol memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lain dalam kondisi normal. Senyawa ini bersifat tidak berwarna, cair, dan memiliki aroma khas. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk digunakan dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan pelarut yang tidak mengganggu reaksi utama.
Di laboratorium di Indonesia, Diacetone Alcohol digunakan secara rutin dalam berbagai bidang seperti kimia organik, analisis, dan produksi bahan kimia industri. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian dan pengembangan di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian.
- Digunakan sebagai pelarut dalam reaksi kimia organik karena sifatnya yang tidak reaktif dan kemampuannya untuk melarutkan berbagai senyawa.
- Cocok untuk proses pemisahan dan ekstraksi karena daya pelarutnya yang baik terhadap senyawa non-polar.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi.
- Bermanfaat dalam analisis kuantitatif karena tidak bereaksi dengan bahan kimia analitik.
- Dapat digunakan dalam proses pengeringan dan pelarutan bahan kimia yang sensitif terhadap air.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 123-42-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 500mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Diacetone Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang mudah menguap, wadah harus terkait dengan sistem ventilasi yang memadai untuk mencegah akumulasi uap. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam area yang terkontrol dan dengan perlengkapan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
- Zheng dkk. (2003). Process Analysis for the Production of Diacetone Alcohol via Catalytic Distillation. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/ie0207921
- Jańczuk dkk. (1992). The surface free energy of low rank coals precovered with diacetone alcohol. Fuel doi:10.1016/0016-2361(92)90177-p
- Podrebarac dkk. (1998). The production of diacetone alcohol with catalytic distillation. Chemical Engineering Science doi:10.1016/s0009-2509(97)00427-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
