2-Hydroxypalmitic Acid (2-HPA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Senyawa ini memiliki struktur dasar asam lemak dengan gugus hidroksil pada posisi kedua, sehingga memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, 2-HPA sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks seperti ester, amida, atau senyawa dengan fungsi biologis tertentu.
Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, 2-Hydroxypalmitic Acid sangat diminati oleh para peneliti yang ingin memodifikasi rantai hidrokarbon atau menambahkan fungsi kimia baru ke molekul. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam reaksi kimia berbagai skala.
Di Indonesia, 2-Hydroxypalmitic Acid sering dipakai dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan biokimia. Banyak institusi pendidikan tinggi dan laboratorium penelitian lokal menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku organik dengan sifat reaktif dan struktur yang dapat diubah.
- Pembuatan senyawa ester dengan rantai hidrokarbon panjang
- Sintesis senyawa amida yang memiliki aktivitas biologis tertentu
- Pengembangan bahan aktif dalam formulasi produk farmasi
- Eksperimen kimia organik untuk mempelajari reaktivitas gugus hidroksil
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa dengan rantai hidrokarbon
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 764-67-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
2-Hydroxypalmitic Acid harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan tinggi. Saat menangani senyawa ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kontaminasi atau reaksi kimia yang tidak terduga.
- Lotfy dkk. (1995). Distribution of hydroxycinnamoyl-CoA: ω-hydroxypalmitic acid O-hydroxycinnamoyltransferase in higher plants. Phytochemistry doi:10.1016/0031-9422(95)00284-e
- Lotfy dkk. (1996). Purification and characterization of hydroxycinnamoyl-coenzyme A: ?-hydroxypalmitic acid O-hydroxycinnamoyltransferase from tobacco (Nicotiana tabacum L.) cell-suspension cultures. Planta doi:10.1007/bf00195742
- Dubinin dkk. (2019). A Comparative Study of the Effects of Palmitic Acid and ω-Hydroxypalmitic Acid as Inducers of Ca2+-Dependent Permeabilization of Liver Mitochondria and Lecithin Liposomes. Biophysics doi:10.1134/s0006350919060058
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
