TCI H0404 7688-21-3 cis-2-Hexene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori non-heterosiklik building blocks, yang berarti memiliki struktur dasar sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, cis-2-Hexene sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa organik lainnya, seperti ester, amina, dan senyawa aromatik.
Senyawa ini memiliki struktur alkena dengan dua atom karbon di kedua ujungnya, yang membuatnya sangat reaktif terhadap berbagai reaksi kimia seperti adisi, substitusi, dan polimerisasi. Sifat reaktivitasnya yang tinggi membuatnya menjadi pilihan utama dalam proses sintesis yang membutuhkan reaksi berantai. Selain itu, bentuk fisiknya yang cair dan kemudahan dalam penyimpanan juga memudahkan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, cis-2-Hexene sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian integral dari proses pembuatan senyawa baru yang diperlukan untuk pengembangan obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk berbagai aplikasi teknologi.
- Pembuatan senyawa ester melalui reaksi adisi dengan asam karboksilat
- Sintesis senyawa amina dengan reaksi substitusi pada rantai alkil
- Pengembangan bahan polimer untuk aplikasi industri dan medis
- Penelitian tentang reaktivitas alkena dalam reaksi kimia organik
- Produksi bahan baku untuk senyawa aromatik dan heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7688-21-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam lingkungan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas dan kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.
—
