1,6-Heptadiene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam reaksi yang memerlukan adanya ikatan ganda. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa dengan struktur tertentu, seperti polimer atau senyawa aromatik. Karena sifat reaktivitasnya, 1,6-Heptadiene sering dipilih untuk reaksi adisi atau substitusi yang memerlukan kestabilan struktur tertentu.
1,6-Heptadiene memiliki struktur molekuler yang terdiri dari tujuh atom karbon dengan dua ikatan ganda yang berada pada posisi ke-1 dan ke-6. Senyawa ini bersifat volatil dan mudah bereaksi dengan berbagai reaktif kimia. Karena sifat ini, 1,6-Heptadiene dipilih dalam laboratorium karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, termasuk reaksi yang memerlukan kecepatan reaksi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 1,6-Heptadiene digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berperan dalam reaksi yang kompleks. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan produk kimia baru atau penelitian dasar yang memerlukan bahan baku yang stabil dan reaktif.
Produk TCI terkait
- TCI M0316 6766-54-7 2-Methyl-1,5-heptadiene (cis- and trans- mixture)
- TCI H0551 1541-23-7 1,5-Heptadiene (cis- and trans- mixture)
- TCI T1846 503-93-5 2,6,6-Trimethyl-2,4-cycloheptadien-1-one
- TCI H0681 4313-03-5 trans,trans-2,4-Heptadienal
- TCI V0130 2444-68-0 9-Vinylanthracene
- TCI V0062 3048-64-4 5-Vinylbicyclo[221]hept-2-ene (stabilized with BHT)
- Sintesis senyawa aromatik kompleks memerlukan reaktivitas tinggi dari 1,6-Heptadiene
- Reaksi adisi untuk pembentukan senyawa dengan struktur baru
- Pengembangan polimer berbasis ikatan ganda untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa non-heterosiklik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3070-53-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1mL, 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya |
1,6-Heptadiene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat volatil dan mudah bereaksi, sehingga perlu dihindari paparan langsung dari sinar matahari atau panas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau pernapasan.
- Bubbly dkk. (2011). Crystal Structures of 1,7-Bis(furyl)-4-(1,3-dithiolan-2-ylidene)-1,6-heptadiene-3,5-dione and 1,7-bis(thienyl)-4-(1,3-dithiolan-2-ylidene)-1,6-heptadiene-3,5-dione. Journal of Chemical Crystallography doi:10.1007/s10870-011-0095-6
- Maggiani dkk. (1999). 7-Oxabicyclo[2.2.1]heptadiene derivatives: reactivity towards Brønsted acids. Chemical Communications doi:10.1039/a908451g
- Tao dkk. (2000). ChemInform Abstract: Synthesis of Conformationally Constrained Spirohydantoins with a Dibenzo[a,d]heptadiene Ring.. ChemInform doi:10.1002/chin.200051122
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

