Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 589-41-3

N-Hydroxyurethane TCI H0618

N-Hydroxyurethane TCI H0618

Identitas Kimia

Nama lain
Ethyl Hydroxycarbamate · Hydroxycarbamic Acid Ethyl Ester
No. CAS
589-41-3
PubChem
CID 11510·SID 87570995
Rumus molekul
C3H7NO3
Berat molekul
105.09 g/mol
Kemurnian
>85.0%(GC)(N)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl N-hydroxycarbamate
SMILES
CCOC(=O)NO
InChIKey
VGEWEGHHYWGXGG-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00002108
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0618 N-Hydroxyurethane, yang juga dikenal sebagai etil N-hidroksikarbamat, adalah senyawa karbamat sederhana yang membawa gugus N–OH pada atom nitrogennya. Struktur mungil ini berperan besar di laboratorium sintesis organik sebagai sumber nitrogen terlindungi sekaligus nukleofil yang asam lemah. Peneliti memanfaatkannya untuk memasukkan fragmen hidroksilamina ke dalam molekul target dengan gugus etoksikarbonil sudah terpasang sebagai pelindung, sehingga reaksi berikutnya dapat dijalankan secara terkendali sebelum gugus pelindung tersebut dilepaskan pada tahap akhir sintesis.

Keunggulan yang membuat senyawa ini dipilih adalah keasaman gugus N–OH yang cukup untuk menjadikannya nukleofil pasangan yang baik dalam reaksi Mitsunobu, sehingga alkohol primer maupun sekunder dapat diubah menjadi turunan N-alkoksi atau N-alkil dengan inversi konfigurasi yang dapat diprediksi. Gugus karbamat sekaligus meredam reaktivitas nitrogen yang berlebihan, mencegah polialkilasi yang sering menjadi masalah pada amina bebas. Senyawa ini juga menjadi prekursor praktis bagi asam hidroksamat, nitron, serta reagen transfer nitrogen elektrofilik. Bentuknya berupa padatan dengan titik leleh rendah sehingga penanganan pada suhu sejuk akan lebih nyaman dan penimbangan lebih konsisten.

Laboratorium riset kimia organik dan kimia medisinal di Indonesia menggunakan reagen seperti ini pada program sintesis senyawa bioaktif, khususnya ketika kerangka target memuat ikatan N–O. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai dengan pola kerja penelitian akademik yang umumnya berskala miligram, sehingga bahan dapat dibeli secukupnya dan tetap terjaga mutunya hingga rangkaian percobaan selesai dijalankan.

  • Reaksi Mitsunobu dengan alkohol, karena keasaman gugus N–OH memenuhi syarat nukleofil pasangan sehingga pembentukan ikatan berlangsung dengan inversi terkendali.
  • Sintesis turunan hidroksilamina terlindungi, sebab gugus etoksikarbonil meredam reaktivitas nitrogen dan mencegah terjadinya alkilasi berlebih yang tidak diinginkan.
  • Penyiapan asam hidroksamat dan turunannya, mengingat kerangka N–OH merupakan titik awal langsung menuju kelompok senyawa pengkelat logam tersebut.
  • Pembuatan prekursor nitron dan senyawa penangkap radikal, karena ikatan N–O dapat dikembangkan menjadi sistem spin trap untuk kajian radikal bebas.
  • Riset senyawa antara kimia medisinal, sebab banyak molekul berkhasiat memuat fragmen N–O yang perlu dibangun melalui reagen terlindungi seperti ini.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 589-41-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g, 5 g
Bentuk fisik padatan bertitik leleh rendah; rujuk Certificate of Analysis produk
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat

Simpan bahan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat, sebaiknya di dalam lemari pendingin laboratorium karena senyawa bertitik leleh rendah akan lebih mudah ditimbang dalam keadaan dingin dan lebih terjaga dari kelembapan. Gunakan botol kaca berulir dan pertimbangkan penyimpanan dalam desikator. Timbang di lemari asam, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium, dan hindari kontak langsung dengan kulit. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, bersihkan tumpahan segera, dan ikuti lembar data keselamatan.

  • Jiang dkk. (2022). Novel carbon dioxide based poly(hydroxyurethane-urea)s: Synthesis and properties. Polymer doi:10.1016/j.polymer.2022.124652
  • Hennig dkk. (2025). Photocurable Crosslinker from Bio-Based Non-Isocyanate Poly(hydroxyurethane) for Biocompatible Hydrogels. Polymers doi:10.3390/polym17091285
  • Raj dkk. (2025). Non‐Isocyanate Poly(hydroxyurethane)‐Based Networks as Solid Polymer Electrolytes for Lithium Metal Batteries. ChemSusChem doi:10.1002/cssc.202500007

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.