Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 101-99-5

Phenylurethane TCI P0165

Phenylurethane TCI P0165

Identitas Kimia

No. CAS
101-99-5
PubChem
CID 7591·SID 87574415
Rumus molekul
C9H11NO2
Berat molekul
165.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl N-phenylcarbamate
SMILES
CCOC(=O)NC1=CC=CC=C1
InChIKey
LBKPGNUOUPTQKA-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Phenylurethane dari TCI, yang juga dikenal sebagai etil N-fenilkarbamat, adalah senyawa karbamat aromatik. Di dalamnya, gugus anilino terikat pada gugus etoksikarbonil. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang mewakili kelas uretan, yaitu kelompok gugus fungsi penting dalam kimia polimer, agrokimia, dan farmasi. Di laboratorium, peneliti memakainya sebagai bahan awal sintesis, senyawa model untuk mempelajari reaktivitas ikatan karbamat, dan senyawa pembanding dalam kajian pembentukan maupun penguraian uretan.

Peneliti memilih Phenylurethane karena strukturnya sederhana tetapi mewakili gugus karbamat secara utuh. Ikatan karbamat N-aril relatif stabil pada kondisi biasa. Namun, dalam kondisi tertentu ikatan ini dapat diurai, misalnya melalui hidrolisis atau termolisis yang menghasilkan isosianat. Karena itu, senyawa ini menarik untuk studi mekanisme dan untuk jalur sintesis isosianat tanpa fosgen. Gugus N-H pada karbamat masih dapat diolah lebih lanjut, misalnya dialkilasi atau diasilasi. Cincin fenilnya juga menjadi tempat substitusi aromatik dan memberi serapan UV untuk analisis kromatografi.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia organik, kimia polimer, dan riset material di perguruan tinggi maupun industri, terutama yang mengkaji poliuretan, pelapis, atau intermediat agrokimia. Phenylurethane dapat dipakai sebagai senyawa model kecil sebelum peneliti beralih ke sistem polimer yang lebih rumit. Kemasan 25g cocok untuk eksplorasi awal, sedangkan 500g mendukung studi berulang atau pengembangan proses.

  • Senyawa model kimia uretan: struktur karbamat N-aril yang sederhana memudahkan peneliti mempelajari ikatan uretan tanpa kerumitan rantai polimer, sebelum menerapkannya pada sistem poliuretan.
  • Studi sintesis isosianat tanpa fosgen: penguraian termal karbamat dapat menghasilkan fenil isosianat, sehingga senyawa ini relevan dalam riset jalur produksi isosianat yang lebih aman.
  • Intermediat sintesis organik: gugus N-H dan cincin aromatiknya dapat difungsionalisasi lebih lanjut, sehingga senyawa ini berguna untuk membangun turunan karbamat dalam riset agrokimia dan farmasi.
  • Kajian hidrolisis dan stabilitas: ikatan karbamatnya dapat diurai dalam kondisi asam atau basa, sehingga cocok untuk studi kinetika penguraian dan stabilitas gugus fungsi uretan.
  • Standar pembanding kromatografi: gugus fenil memberikan serapan UV yang baik, sehingga senyawa ini dapat dipakai sebagai pembanding dalam analisis HPLC atau KLT campuran karbamat.

Merek TCI (kode produk P0165)
Nomor CAS 101-99-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik padatan; lihat CoA dan lembar data TCI untuk detail
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dalam wadah tertutup rapat

Simpan Phenylurethane dalam wadah asli yang tertutup rapat, di area sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari asam kuat, basa kuat, oksidator, dan sumber panas tinggi, karena senyawa karbamat dapat terurai jika dipanaskan berlebihan. Selalu tangani bahan dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kerjakan penimbangan di lemari asam agar debu tidak terhirup. Senyawa golongan uretan perlu ditangani dengan hati-hati, jadi hindari kontak langsung dan paparan berulang. Baca SDS dari TCI untuk klasifikasi bahaya yang spesifik, lalu buang sisa bahan sebagai limbah kimia organik sesuai aturan setempat.

  • Khan dkk. (1990). Reductive carbonylation of nitrobenzene to phenylurethane catalyzed by Ru(III)-schiff base complexes. Journal of Molecular Catalysis doi:10.1016/0304-5102(90)85004-2
  • Halligudi dkk. (1992). Ruthenium(III)—Schiff base complex-catalyzed carbonylation of nitrobenzene to give phenylurethane. Journal of Molecular Catalysis doi:10.1016/0304-5102(92)80039-j
  • KATAGIRI dkk. (2001). A THEORETICAL STUDY OF BISTABILITY OF POLYDIACETYLENE: TCDU(poly(5,7-dodecadiyne-1,12-diyl-bis-phenylurethane). International Journal of Modern Physics B doi:10.1142/s0217979201008755

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.