Hydroxypivalic Acid (HCIP) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia sebagai bahan baku atau reaktan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Sebagai building block kimia, Hydroxypivalic Acid berperan dalam pembentukan struktur molekuler yang lebih besar, seperti ester, amida, atau senyawa dengan rantai karbon panjang.
Hydroxypivalic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini biasanya tersedia dalam bentuk padat atau cair, tergantung pada variasi kemasan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Hydroxypivalic Acid sering dipilih dalam proses sintesis yang membutuhkan kestabilan bahan selama reaksi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Hydroxypivalic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, baik untuk keperluan pendidikan maupun penelitian industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru, serta dalam analisis kimia untuk memahami reaktivitas dan struktur molekul.
- Sintesis senyawa ester untuk aplikasi farmakologi dan industri kimia
- Reaksi penggabungan rantai karbon dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk produksi bahan kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat kimia senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4835-90-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Hydroxypivalic Acid harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas atau kelembapan. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkendali dan diakses hanya oleh personel yang terlatih. Penggunaan masker dan sarung tangan dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan.
- Füchtenbusch (1998). Biosynthesis of novel copolyesters containing 3-hydroxypivalic acid by Rhodococcus ruber NCIMB 40126 and related bacteria. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/s0378-1097(97)00549-1
- Füchtenbusch dkk. (1998). Biotransformation of 2,2-Dimethyl-1,3-Propanediol to 3-Hydroxypivalic Acid by Acetobacter Acetii DSMZ3508 and Related Bacteria. Biotechnology Letters doi:10.1023/a:1005400515308
- Baek dkk. (2026). Crystallization Behavior of Hydroxypivalic Acid Neopentyl Glycol Ester. ACS Omega doi:10.1021/acsomega.5c05429
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
