Hexaethylene Glycol Monomethyl Ether (CAS 23601-40-3) dari TCI adalah polietilena glikol monodispers yang terdiri atas enam satuan etilena oksida, dengan satu ujung tertutup gugus metil eter dan ujung lainnya berupa gugus hidroksil bebas. Berbeda dari PEG polimerik biasa yang berupa campuran panjang rantai, senyawa ini memiliki panjang rantai tunggal yang pasti sehingga massa molekulnya terdefinisi. Sifat itulah yang menjadikannya bahan penting sebagai penghubung (linker) dan pemberi sifat hidrofilik dalam kimia bioconjugate, ilmu permukaan, dan sintesis molekul fungsional di laboratorium.
Keunggulan yang membuatnya dipilih adalah kombinasi kelarutan air yang sangat baik, fleksibilitas rantai, dan sifat anti-pelekatan protein yang khas rantai oligoetilena glikol. Ujung metil eter bersifat inert sehingga hanya satu sisi molekul yang reaktif — ini penting agar reaksi penggandengan berjalan terarah tanpa pembentukan jembatan ganda. Gugus hidroksil bebas mudah diubah menjadi tosilat, mesilat, halida, azida, amina, atau asam karboksilat, membuka banyak rute menuju linker terfungsionalisasi. Karena rantainya monodispers, hasil karakterisasi spektrometri massa jauh lebih bersih dibandingkan PEG polidispers, sehingga interpretasi data menjadi lebih pasti.
Laboratorium Indonesia memakainya di bidang kimia bahan, nanoteknologi, kimia analitik permukaan, dan riset penghantaran obat. Peneliti yang bekerja dengan nanopartikel emas atau perak, misalnya, memanfaatkan turunan PEG semacam ini untuk menstabilkan partikel dan menekan adsorpsi protein non-spesifik. Tersedianya tiga pilihan kemasan — 1 g, 5 g, dan 25 g — memudahkan penyesuaian dengan tahap penelitian: ukuran kecil untuk uji awal dan optimasi, ukuran besar ketika metode sudah mapan dan dijalankan berulang.
- Sintesis linker monodispers untuk kimia bioconjugate, karena panjang rantai yang pasti menghasilkan produk konjugat dengan massa terdefinisi dan data karakterisasi yang mudah ditafsirkan.
- Modifikasi permukaan nanopartikel dan substrat, sebab rantai oligoetilena glikol dikenal menekan adsorpsi protein non-spesifik sekaligus meningkatkan kestabilan koloid di media berair.
- Bahan awal pembuatan pereaksi PEGilasi terfungsionalisasi, mengingat gugus hidroksil bebasnya mudah diubah menjadi tosilat, azida, amina, maupun asam karboksilat secara terkendali.
- Komponen penyusun monolayer rakitan sendiri (SAM) pada studi kimia permukaan, karena rantai fleksibelnya membentuk lapisan hidrofilik yang rapi dan reprodusibel di atas substrat.
- Pemberi sifat hidrofilik pada molekul target riset penghantaran obat, sebab penambahan rantai PEG pendek meningkatkan kelarutan air tanpa mengubah inti farmakofor secara drastis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23601-40-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g, 5 g, 25 g |
| Bentuk fisik | cairan kental/oily liquid |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai anjuran label produsen |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari bahan pengoksidasi kuat serta sumber panas. Senyawa berbasis etilena glikol bersifat higroskopis, sehingga kemasan sebaiknya tidak dibiarkan terbuka lama dan pengambilan dilakukan dengan alat kering; bila kadar air kritis bagi reaksi, pertimbangkan penanganan di bawah gas inert. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam saat memindahkan dalam jumlah besar. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap inert karena cairan ini licin dan dapat menyebabkan lantai menjadi berbahaya. Beri label tanggal pembukaan pada setiap botol.
- Penfold dkk. (1999). Structure and Composition of Mixed Surfactant Micelles of Sodium Dodecyl Sulfate and Hexaethylene Glycol Monododecyl Ether and of Hexadecyltrimethylammonium Bromide and Hexaethylene Glycol Monododecyl Ether. The Journal of Physical Chemistry B doi:10.1021/jp990582a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
