TCI H0835 Methyl 9-Hydroxynonanoate adalah ester metil dari asam ω-hidroksinonanoat, yaitu senyawa lipid rantai sembilan karbon yang membawa gugus ester pada satu ujung dan gugus hidroksil primer pada ujung berlawanan. Struktur semacam ini dikenal sebagai ω-hidroksi asam lemak terproteksi dan menempati posisi penting dalam riset biokimia lipid maupun sintesis organik. Di laboratorium, senyawa ini kerap dipakai sebagai senyawa antara untuk membangun makrolakton, poliester alifatik, feromon serangga, dan berbagai turunan lipid lain. Kehadiran dua gugus fungsi yang berbeda sifat pada molekul tunggal membuatnya sangat serbaguna dalam perancangan rute sintesis bertahap.
Sifat yang menjadikan bahan ini dipilih peneliti adalah reaktivitas ganda yang dapat dikendalikan secara selektif. Gugus hidroksil primer mudah diesterifikasi, dieterifikasi, dioksidasi menjadi aldehida atau asam, maupun diaktivasi menjadi gugus pergi, sementara gugus ester metil tetap bertahan pada banyak kondisi reaksi dan baru dihidrolisis atau direduksi bila dikehendaki. Rantai sembilan karbon memberikan karakter lipofilik yang menyerupai asam lemak alami, sehingga turunannya relevan untuk kajian membran, emulsi, dan interaksi lipid. Senyawa ini juga dikenal sebagai produk turunan dari pemutusan oksidatif asam lemak tak jenuh, sehingga bermanfaat dalam riset valorisasi minyak nabati menjadi bahan kimia bernilai tambah.
Dalam konteks Indonesia yang kaya sumber daya minyak nabati, senyawa seperti ini menarik bagi laboratorium riset oleokimia, teknologi pangan, bioteknologi, dan kimia polimer. Peneliti di perguruan tinggi maupun lembaga riset memakainya sebagai standar pembanding, sebagai substrat model dalam kajian enzimatik lipase, atau sebagai bahan awal sintesis monomer berbasis biomassa. Ketersediaan dalam kemasan satu gram dan lima gram memberi keleluasaan antara kebutuhan penjajakan awal dan pekerjaan sintesis yang lebih rutin.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 9
Produk TCI terkait
- Sintesis makrolakton dan poliester alifatik, karena molekul membawa gugus hidroksil dan ester sekaligus sehingga dapat mengalami laktonisasi maupun polikondensasi terkendali.
- Riset lipid dan ω-hidroksi asam lemak, sebab strukturnya menyerupai metabolit alami sehingga cocok sebagai substrat model maupun senyawa pembanding analitik.
- Kajian enzimatik dengan lipase dan esterase, karena ikatan ester metilnya merupakan substrat klasik untuk mengukur aktivitas serta selektivitas enzim hidrolitik.
- Sintesis feromon serangga dan senyawa semiokimia, mengingat rantai sembilan karbon berfungsi sebagai kerangka dasar yang mudah diperpanjang atau difungsionalisasi lebih lanjut.
- Pengembangan monomer berbasis biomassa, karena senyawa ini merupakan turunan khas dari pemutusan oksidatif asam lemak tak jenuh pada minyak nabati.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 34957-73-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | dikemas dalam satuan massa (gram); rujuk lembar data dan sertifikat analisis TCI untuk deskripsi bentuk yang pasti |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan kelembapan |
Simpan senyawa dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas dan bahan pengoksidasi. Karena membawa gugus ester dan hidroksil, bahan sebaiknya dilindungi dari kelembapan berlebih maupun paparan basa dan asam kuat yang dapat memicu hidrolisis. Untuk pemakaian jangka panjang, penyimpanan di lemari pendingin bahan kimia dapat membantu menjaga mutu, dengan syarat wadah dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi kondensasi air. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menangani. Kerjakan penimbangan di area berventilasi, hindari kontak kulit dan mata, serta buang sisa bahan sesuai prosedur limbah kimia laboratorium.
—
