Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5048-30-6

6-Heptenyl Acetate TCI H0849

6-Heptenyl Acetate TCI H0849
Harga reguler Rp 2.863.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.863.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0849 6-Heptenyl Acetate adalah ester asetat dari 6-hepten-1-ol, yaitu senyawa berantai tujuh karbon yang membawa ikatan rangkap terminal pada satu ujung dan gugus ester asetat pada ujung lainnya. Senyawa ini tergolong blok pembangun non-heterosiklik yang berguna karena menggabungkan alkena terminal yang reaktif terhadap katalisis logam dengan gugus hidroksil yang sudah terlindungi dalam bentuk ester. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai substrat pada reaksi metatesis, hidroformilasi, dan hidrofungsionalisasi, serta sebagai bahan antara dalam sintesis feromon serangga dan senyawa aroma.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah pembagian tugas yang rapi antara kedua ujung molekul. Alkena terminal yang tidak terhalang sterik merupakan substrat ideal bagi katalis rutenium pada metatesis silang maupun metatesis penutupan cincin, serta bagi reaksi hidroborasi, epoksidasi, dihidroksilasi, dan adisi radikal tiol-ena. Sementara itu, gugus asetat bersifat stabil pada banyak kondisi reaksi netral, namun mudah dihidrolisis dengan basa ringan atau direduksi untuk membebaskan alkohol primer ketika dibutuhkan. Karena berupa cairan pada suhu ruang dan larut dalam pelarut organik umum, senyawa ini praktis ditakar dengan syringe dan mudah dimurnikan dengan destilasi atau kromatografi kolom.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini relevan bagi riset sintesis organik di perguruan tinggi, laboratorium kimia bahan alam, serta penelitian pengendalian hama berbasis feromon yang memerlukan senyawa ester tak jenuh sebagai bahan antara maupun standar pembanding pada analisis kromatografi gas. Kemasan lima mililiter sesuai untuk pekerjaan penjajakan, optimasi kondisi reaksi, dan pembuatan larutan standar dalam jumlah terbatas.

  • Substrat metatesis silang dan metatesis penutupan cincin, karena alkena terminal yang tidak terhalang sangat cocok bagi katalis rutenium generasi Grubbs.
  • Sintesis feromon serangga dan senyawa semiokimia, sebab kombinasi ester asetat dengan alkena terminal merupakan motif umum pada banyak feromon lepidoptera.
  • Reaksi hidroformilasi dan hidrofungsionalisasi alkena, mengingat posisi terminal ikatan rangkap memudahkan pengendalian regioselektivitas pada katalisis logam transisi.
  • Prekursor alkohol primer tak jenuh, karena gugus asetat dapat dihidrolisis atau direduksi secara selektif tanpa mengganggu ikatan rangkap pada rantai.
  • Substrat model reaksi tiol-ena dan fungsionalisasi radikal, sebab alkena terminal bereaksi efisien dan menghasilkan produk adisi dengan konversi yang baik.

Merek TCI
Nomor CAS 5048-30-6
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5mL
Bentuk fisik cairan (dikemas dalam satuan volume)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari sumber nyala

Simpan cairan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, sinar matahari langsung, serta bahan pengoksidasi kuat, asam kuat, dan basa kuat yang dapat menghidrolisis gugus ester. Lakukan penanganan di dalam lemari asam karena senyawa organik yang mudah menguap dapat menimbulkan uap yang mengiritasi. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama bekerja. Pindahkan cairan memakai syringe atau pipet kaca kering agar takaran tepat dan paparan minimal, lalu tutup rapat wadah segera setelah digunakan. Kumpulkan sisa bahan dan bilasan pelarut sebagai limbah organik sesuai prosedur laboratorium.

  • (2000). Methyl heptenyl acetate. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/s0278-6915(00)80046-0
  • MORI dkk. (1990). ChemInform Abstract: Pheromone Synthesis. Part 118. Synthesis of the Enantiomers of (E)‐1‐Ethyl‐5‐methyl‐4‐heptenyl Acetate (Quadrilure), the Aggregation Pheromone of Cathartus quadricollis.. ChemInform doi:10.1002/chin.199018305
  • Mori dkk. (1990). Pheromone synthesis, CXVIII. Synthesis of the enantiomers of (E)‐1‐ethyl‐5‐methyl‐4‐heptenyl acetate (quadrilure), the aggregation pheromone of Cathartus quadricollis. Liebigs Annalen der Chemie doi:10.1002/jlac.199019900127

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.