TCI H0946 Heptadecafluoro-n-octyl Bromide adalah senyawa perfluorokarbon berantai delapan karbon yang seluruh hidrogennya digantikan atom fluor, dengan satu atom bromin pada ujung rantai. Senyawa ini, yang juga dikenal luas dengan nama perflubron, menempati posisi khusus di laboratorium karena menggabungkan sifat perfluorokarbon yang sangat inert dengan satu ikatan karbon–bromin yang dapat direaksikan. Di meja kerja peneliti, bahan ini berfungsi sebagai *building block* berfluorin untuk memasukkan rantai perfluoroalkil ke dalam molekul target, sekaligus sebagai media perfluorokarbon pada penelitian emulsi, pengangkutan gas, dan kimia fluorous.
Karakteristik yang membuatnya dipilih sangat khas. Rantai perfluoroalkil memberikan kestabilan kimia dan termal yang tinggi, sifat hidrofobik sekaligus lipofobik, tegangan permukaan yang rendah, serta kerapatan yang jauh lebih besar dibanding pelarut organik biasa sehingga membentuk fasa tersendiri yang mudah dipisahkan. Perfluorokarbon juga dikenal mampu melarutkan gas seperti oksigen dalam jumlah tinggi, sifat yang menjadi dasar banyak penelitian biomedis. Pada sisi reaktivitas, ikatan karbon–bromin di ujung rantai jauh lebih lemah daripada ikatan karbon–fluor, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber radikal perfluoroalkil atau titik masuk reaksi penggandengan tanpa mengganggu bagian rantai yang terfluorinasi penuh.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan pada kelompok riset kimia material, kimia permukaan, farmasi, dan ilmu biomedis, terutama pada penelitian pelapis antiair, surfaktan berfluorin, serta emulsi pembawa oksigen. Tersedianya dua pilihan kemasan, 5 g dan 25 g, memudahkan penyesuaian antara kebutuhan uji pendahuluan berskala kecil dengan penelitian lanjutan yang memerlukan volume lebih besar. Karena senyawa berfluorin memerlukan penanganan limbah yang tertata, laboratorium disarankan menyiapkan wadah limbah terpisah sejak awal penelitian.
- Sintesis senyawa berfluorin, karena ikatan karbon–bromin di ujung rantai dapat diaktifkan untuk memasukkan gugus perfluorooktil ke dalam molekul target secara terarah.
- Reaksi radikal perfluoroalkilasi, sebab pemutusan ikatan karbon–bromin menghasilkan radikal perfluoroalkil yang berguna pada penelitian metodologi sintesis modern berbasis fotokatalisis.
- Penelitian emulsi perfluorokarbon, mengingat kemampuan perfluorokarbon melarutkan gas dalam jumlah besar menjadikannya bahan utama pada kajian pembawa oksigen dan pencitraan.
- Kimia fluorous dua fasa, karena kerapatannya yang tinggi dan ketidakcampurannya dengan pelarut umum memudahkan pemisahan produk dari katalis maupun pereaksi berlebih.
- Pengembangan pelapis dan surfaktan antiair, sebab rantai perfluoroalkilnya menurunkan tegangan permukaan dan memberikan sifat tolak air serta tolak minyak yang kuat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 423-55-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label produsen |
Simpan cairan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun sinar matahari langsung. Senyawa organobromin sebaiknya dilindungi dari cahaya, sehingga penyimpanan di dalam lemari tertutup atau botol gelap sangat dianjurkan. Gunakan pipet atau jarum suntik bersih dan kering saat mengambil bahan agar tidak terjadi kontaminasi, dan segera tutup kembali wadah karena perfluorokarbon mudah menguap. Bekerjalah di dalam lemari asam, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kumpulkan sisa bahan serta limbah berfluorin pada wadah limbah terpisah dan jangan dibuang ke saluran air.
—
