(3H)-Pyrimidinone adalah senyawa kimia yang memiliki struktur heterosiklik dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki peran penting dalam bidang kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang memerlukan struktur pyrimidin. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun molekul-molekul yang lebih kompleks, seperti obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, (3H)-Pyrimidinone menjadi pilihan utama para peneliti dalam proses sintesis kimia.
(3H)-Pyrimidinone memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi ring-opening, sehingga sangat fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan isolasi. Karena karakteristik tersebut, (3H)-Pyrimidinone sering dipilih untuk aplikasi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur.
Di laboratorium Indonesia, (3H)-Pyrimidinone digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi komponen penting dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru dan pengembangan bahan kimia berbasis heterosiklik.
- Sintesis senyawa obat-obatan dengan struktur pyrimidin yang kompleks
- Pembuatan pestisida dan bahan kimia pertanian berbasis heterosiklik
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan bahan baru
- Pemrosesan senyawa intermediat dalam reaksi kimia industri
- Pengujian reaktivitas dan stabilitas senyawa heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4562-27-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
(3H)-Pyrimidinone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Penggunaan harus dilakukan dengan alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Navrotskii (2005). Synthesis and Anti‐HIV‐1 Activity of New Derivatives of 6‐(Arylmethyl)‐2‐[(cyclohexylmethyl)thio]‐4(3H)‐pyrimidinone and 6‐(Arylmethyl)‐2‐{[(methylthio)methyl]thio}‐4(3H)‐pyrimidinone.. ChemInform doi:10.1002/chin.200507145
- Navrotskii1 (2004). Synthesis and anti-HIV activity of new derivatives of 6-(arylmethyl)-2-[(cyclohexylmethyl)-thio]-4(3H)-pyrimidinone and 6-(arylmethyl)-2-{[(methylthio)methyl]thio}-4(3h)-pyrimidinone. Pharmaceutical Chemistry Journal doi:10.1007/s11094-004-0002-y
- Navrotskii (2004). Synthesis and anti-HIV activity of new derivatives of 6-(arylmethyl)-2-[(cyclohexylmethyl)-thio]-4(3H)-pyrimidinone and 6-(arylmethyl)-2-{[(methylthio)methyl]thio}-4(3H)-pyrimidinone. Pharmaceutical Chemistry Journal doi:10.1007/s11094-005-0019-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
