Hexadecyl Acrylate (stabilized with MEHQ), dengan nomor CAS 13402-02-3, adalah suatu monomer yang digunakan dalam berbagai reaksi polimerisasi untuk menghasilkan polimer dengan sifat tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan ilmu material, terutama dalam penelitian terkait polimer dan makromolekul. Hexadecyl Acrylate memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai jenis radikal bebas, sehingga menjadi bahan penting dalam sintesis polimer tertentu.
Hexadecyl Acrylate memiliki sifat kimia yang stabil, namun tetap sangat reaktif dalam kondisi tertentu. Stabilisasi dengan MEHQ (methyl ethyl glycol) membantu mencegah degradasi sebelum penggunaan, menjaga kualitas bahan selama penyimpanan. Bahan ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis dan formulasi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Hexadecyl Acrylate sering digunakan dalam penelitian ilmu material, kimia organik, dan teknologi polimer. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkembang di bidang teknologi baru, seperti bahan komposit, pelapis, dan produk biodegradable. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan pengguna di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Penggunaan dalam sintesis polimer termoplastik untuk aplikasi industri
- Pemrosesan bahan biodegradable dalam penelitian lingkungan
- Penelitian tentang sifat permukaan bahan komposit
- Pengembangan pelapis anti-air dan anti-karat untuk industri manufaktur
- Sintesis senyawa kimia organik dengan struktur rantai panjang
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13402-02-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Hexadecyl Acrylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan peralatan pelindung yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Karena sifatnya yang kimia, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Kim dkk. (2018). Temperature and electric field-triggerable liposomes incorporating poly(hydroxyethyl acrylate-co-hexadecyl acrylate-co-carboxyethyl acrylate). Journal of Industrial and Engineering Chemistry doi:10.1016/j.jiec.2018.01.018
- Cao dkk. (2019). Multiresponsive Shape-Stabilized Hexadecyl Acrylate-Grafted Graphene as a Phase Change Material with Enhanced Thermal and Electrical Conductivities. ACS Applied Materials & Interfaces doi:10.1021/acsami.8b18282
- Yun dkk. (2020). Fabrication and characterization of hexadecyl acrylate cross-linked phase change microspheres. e-Polymers doi:10.1515/epoly-2020-0008
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
