Hydrobromic Acid (47%) TCI H1220 adalah bahan kimia berbentuk cair yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia sintetik di laboratorium. Bahan ini memiliki sifat asam kuat yang sangat kuat dan dapat bereaksi dengan berbagai senyawa untuk menghasilkan senyawa bromida. Dalam proses sintesis, hydrobromic acid sering digunakan sebagai sumber ion bromida, yang merupakan komponen penting dalam reaksi substitusi dan reaksi pembentukan senyawa organik.
Salah satu karakteristik utama hydrobromic acid adalah kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai senyawa organik dan anorganik, menjadikannya sangat fleksibel dalam aplikasi laboratorium. Konsentrasi 47% menunjukkan bahwa bahan ini cukup kuat untuk berbagai reaksi, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati. Sifat korosif dan reaktivitas tinggi membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi kimia yang memerlukan kondisi reaktif tinggi.
Di laboratorium Indonesia, hydrobromic acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan anorganik, terutama dalam proses sintesis senyawa bromida. Bahan ini juga digunakan dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi senyawa tertentu melalui reaksi khusus. Karena kegunaannya yang luas dan kehandalannya dalam reaksi kimia, hydrobromic acid menjadi bahan yang sangat penting dalam laboratorium penelitian dan pendidikan di Indonesia.
- Reaksi sintesis senyawa bromida dalam kimia organik karena kemampuannya menyediakan ion bromida
- Pembentukan senyawa haloalkana melalui reaksi substitusi halogenasi
- Pengujian kualitatif ion bromida dalam analisis kimia anorganik
- Reaksi hidrolisis untuk memperoleh senyawa bromida dari senyawa organik
- Pemrosesan bahan baku dalam produksi senyawa kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10035-10-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 300mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Hydrobromic acid harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik tahan asam yang tertutup rapat, serta jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung. Bahan ini sangat korosif, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan harus dilakukan di tempat yang sejuk dan kering, serta terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat basa atau reaktif. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan dengan pengawasan ketat untuk mencegah kebocoran atau kontak langsung.
- CsXmpai dkk. (1991). Chain length dependent reactivity of 2-(ω-hydroxyalkyl)-4-(ω-hydroxyalkylamino)phthalazin-1(2h)-ones in azeotropic hydrobromic acid. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(01)87114-3
- (2023). Hydrobromic acid market revenue to cross $934 M, expected to rise at a 6.7% CAGR from 2022 to 2031. Focus on Catalysts doi:10.1016/j.focat.2023.09.008
- Zhang dkk. (2004). Crystal and molecular structures of 1:2 crystalline salts of two isomeric double betaines with hydrobromic acid and nitric acid. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2003.12.010
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
