Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 85100-78-3

1-Hexyl-3-methylimidazolium Bromide TCI H1227

1-Hexyl-3-methylimidazolium Bromide TCI H1227
Harga reguler Rp 1.298.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.298.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Hexyl-3-methylimidazolium Bromide adalah garam imidazolium yang tergolong cairan ionik, yaitu kelas bahan yang seluruhnya tersusun atas ion namun tetap cair pada suhu relatif rendah. Kation imidazolium berantai heksil dipadukan dengan anion bromida menghasilkan bahan bertekanan uap sangat rendah, tidak mudah menguap, dan mampu melarutkan berbagai senyawa organik maupun anorganik. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai pelarut alternatif pengganti pelarut organik atsiri, sekaligus sebagai bahan antara untuk membuat cairan ionik lain melalui pertukaran anion.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah keseimbangan antara sifat ionik dan karakter hidrofobik rantai heksil. Rantai alkil yang cukup panjang memberi perilaku menyerupai surfaktan sehingga bahan ini mampu menstabilkan antarmuka, membantu pembentukan nanopartikel, dan memodifikasi kelarutan substrat organik. Anion bromida relatif mudah digantikan, menjadikannya prekursor praktis untuk sintesis cairan ionik berbasis anion lain melalui reaksi metatesis. Tekanan uap yang dapat diabaikan berarti bahan tidak menguap ke udara laboratorium, suatu keunggulan nyata dari sisi kesehatan kerja dan prinsip kimia hijau. Sifat higroskopisnya cukup kuat, sehingga penanganan bebas air perlu diperhatikan.

Di Indonesia, cairan ionik semakin diminati kelompok riset katalisis, elektrokimia, pemisahan, dan material di berbagai perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Kemasan 5 g cocok untuk penjajakan dan optimasi kondisi, sedangkan 25 g mendukung percobaan berulang atau kajian yang membutuhkan volume pelarut lebih besar. Karena bahan tidak menguap, jumlah yang tampak sedikit sering kali memadai untuk banyak percobaan bila didaur ulang dengan baik.

  • Pelarut alternatif pada reaksi organik, karena tekanan uapnya yang dapat diabaikan mengurangi emisi pelarut atsiri sekaligus mendukung penerapan prinsip kimia hijau di laboratorium.
  • Prekursor sintesis cairan ionik lain, sebab anion bromida relatif mudah dipertukarkan melalui reaksi metatesis untuk menghasilkan cairan ionik dengan anion yang dikehendaki.
  • Media dan pengarah struktur pada sintesis nanopartikel, karena karakter menyerupai surfaktan dari rantai heksil membantu mengendalikan ukuran serta mencegah penggumpalan partikel.
  • Elektrolit pada riset elektrokimia, sebab sifat ionik intrinsiknya menyediakan konduktivitas tanpa memerlukan penambahan garam pendukung ke dalam sistem pelarut konvensional.
  • Proses ekstraksi dan pemisahan dua fasa, di mana perbedaan afinitas fasa cairan ionik terhadap analit dimanfaatkan untuk memisahkan komponen dari campuran kompleks.

Merek TCI
Nomor CAS 85100-78-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis]
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan ionik; umumnya berupa cairan kental hingga bahan semi-padat bergantung suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan 1-Hexyl-3-methylimidazolium Bromide dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya dalam desikator karena bahan bersifat higroskopis dan mudah menyerap uap air dari udara lembap. Kandungan air yang meningkat dapat mengubah viskositas, konduktivitas, serta hasil reaksi, sehingga untuk pekerjaan sensitif air bahan perlu dikeringkan lebih dahulu di bawah vakum. Gunakan spatula atau pipet bersih dan kering, serta tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; tangani tumpahan dengan pembersihan menyeluruh karena bahan bersifat lengket.

—