Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 770-39-8

4-Hydroxyphenylacetone TCI H1249

4-Hydroxyphenylacetone TCI H1249

Identitas Kimia

No. CAS
770-39-8
PubChem
CID 7019274·SID 87560268
Rumus molekul
C9H10O2
Berat molekul
150.17 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-(4-hydroxyphenyl)propan-2-one
SMILES
CC(=O)CC1=CC=C(C=C1)O
InChIKey
VWMVAQHMFFZQGD-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.625.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.625.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1249 dengan nomor CAS 770-39-8 adalah 4-Hydroxyphenylacetone, senyawa aromatik yang menggabungkan cincin fenol dengan rantai samping keton. Senyawa ini tergolong blok bangunan non-heterosiklik dan menjadi bahan antara yang berguna dalam sintesis organik laboratorium. Kehadiran gugus hidroksil fenolik pada posisi para terhadap rantai samping memberikan molekul ini karakter ganda: sisi fenol yang bersifat asam lemah dan nukleofilik, serta sisi karbonil yang elektrofilik dan siap mengalami berbagai reaksi adisi maupun kondensasi khas keton.

Kombinasi dua gugus fungsi dengan reaktivitas berbeda inilah yang membuat senyawa ini dipilih peneliti. Gugus fenol dapat dialkilasi, diasilasi, atau diproteksi sebagai eter agar tidak mengganggu reaksi pada gugus keton, sementara karbonil dapat direduksi menjadi alkohol sekunder, diubah menjadi amina melalui aminasi reduktif, atau dikondensasikan dengan berbagai nukleofil. Cincin aromatik yang teraktivasi oleh gugus hidroksil juga membuka peluang substitusi elektrofilik terarah pada posisi orto. Fleksibilitas transformasi tersebut menjadikannya bahan awal yang ekonomis dari sisi jumlah langkah sintesis.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umum ditemui pada riset sintesis organik di perguruan tinggi, laboratorium kimia bahan alam yang membuat senyawa pembanding, serta unit riset yang mempelajari turunan fenolik. Kemasan 5 g dan 25 g memberikan pilihan bagi kegiatan penelitian skala laboratorium maupun sintesis multitahap yang memerlukan pasokan bahan awal lebih banyak. Perlu dicatat bahwa senyawa ini termasuk bahan yang peredarannya diawasi ketat di banyak negara, sehingga pembelian dan penggunaannya wajib mengikuti ketentuan perizinan yang berlaku serta digunakan hanya untuk keperluan riset yang sah.

  • Bahan antara sintesis turunan fenolik, karena gugus hidroksil aromatik dan keton dapat ditransformasi secara berurutan menuju kerangka molekul yang lebih kompleks.
  • Studi reaksi aminasi reduktif di laboratorium akademik, sebab gugus karbonil merupakan substrat klasik untuk mempelajari kondisi reaksi dan selektivitas berbagai reagen pereduksi.
  • Sintesis senyawa pembanding untuk analisis kromatografi, karena struktur yang terdefinisi jelas membantu identifikasi dan kuantifikasi senyawa terkait dalam sampel penelitian.
  • Penelitian kimia bahan alam dan analog metabolit, sebab kerangka hidroksifenil banyak dijumpai pada senyawa hasil metabolisme tumbuhan maupun mikroorganisme yang sedang dipelajari.
  • Pengembangan metode proteksi dan deproteksi gugus fungsi, karena adanya dua gugus reaktif berbeda menjadikannya substrat uji yang baik untuk menguji selektivitas reagen.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 770-39-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan organik
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya

Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap karena senyawa fenolik rentan mengalami perubahan warna akibat oksidasi bila terpapar udara dan cahaya dalam waktu lama. Botol kaca berwarna gelap atau kemasan asli pabrikan merupakan wadah yang sesuai. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di lemari asam untuk menghindari kontak kulit dan penghirupan debu. Simpan dengan pencatatan yang tertib mengingat status pengawasan bahan ini di banyak yurisdiksi. Rujuk lembar data keselamatan sebelum setiap penggunaan.

  • Thompson dkk. (1996). Metabolism and toxicity of 4-hydroxyphenylacetone in rat liver slices: comparison with acetaminophen.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07446-x
  • University of Baghdad, Baghdad, Iraq dkk. (2025). Quantitative Analysis of 4-Hydroxyphenylacetone in Biological Samples from Amphetamine Users. Methods and Objects of Chemical Analysis doi:10.17721/moca.2025.215-220

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.