Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 288627-94-1

1-Hexyl-2,3-dimethylimidazolium Iodide TCI H1286

1-Hexyl-2,3-dimethylimidazolium Iodide TCI H1286
Harga reguler Rp 2.041.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.041.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Hexyl-2,3-dimethylimidazolium Iodide adalah garam cairan ionik yang tersusun dari kation imidazolium tersubstitusi dan anion iodida. Yang membedakannya dari cairan ionik imidazolium biasa adalah adanya gugus metil pada posisi C2, yaitu posisi antara kedua atom nitrogen cincin. Substitusi tersebut menutup proton paling asam pada cincin imidazolium. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai pelarut non-konvensional, sebagai komponen elektrolit, dan sebagai media reaksi pada sintesis khusus yang menuntut pelarut dengan tekanan uap sangat rendah.

Karakteristik yang membuatnya dipilih berakar pada dua hal. Pertama, metilasi C2 menghilangkan proton asam sehingga kation menjadi jauh lebih tahan terhadap basa kuat dan tidak mudah membentuk karbena N-heterosiklik yang dapat mengganggu reaksi sensitif; jendela stabilitas elektrokimianya pun umumnya lebih lebar. Kedua, anion iodida menghadirkan pasangan redoks iodida/triiodida yang menjadi jantung kerja sel surya tersensitisasi zat warna. Ditambah rantai heksil yang menyumbang lipofilisitas dan menurunkan titik leleh, senyawa ini menjadi kandidat menarik untuk elektrolit dan media reaksi sekaligus.

Di Indonesia, cairan ionik jenis ini paling banyak dijumpai pada riset energi terbarukan, khususnya pengembangan sel surya tersensitisasi zat warna dan penyimpanan energi, serta pada kelompok kimia hijau yang mengeksplorasi pelarut pengganti pelarut organik volatil. Kemasan 5 g sesuai untuk pekerjaan penelitian karena penyiapan elektrolit dan uji sel skala laboratorium biasanya hanya memerlukan bahan dalam jumlah sangat sedikit per formulasi.

  • Komponen elektrolit sel surya tersensitisasi zat warna, karena anion iodidanya menyediakan pasangan redoks iodida/triiodida yang diperlukan untuk regenerasi zat warna.
  • Pelarut untuk reaksi organik dan katalisis, sebab tekanan uapnya yang sangat rendah memungkinkan reaksi suhu tinggi tanpa kehilangan pelarut akibat penguapan.
  • Media elektrokimia untuk voltametri dan pengendapan, karena kation termetilasi pada C2 memberikan jendela potensial kerja yang lebih lebar dan lebih stabil.
  • Riset kimia hijau dan pelarut alternatif, sebab cairan ionik dapat didaur ulang dan mengurangi emisi pelarut organik volatil dari laboratorium.
  • Sumber ion iodida pada sintesis anorganik dan material perovskit, karena garam ini larut baik dalam pelarut polar dan melepaskan iodida secara terkendali.

Merek TCI
Nomor CAS 288627-94-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis]
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik cairan ionik atau padatan berleleh rendah; rujuk Certificate of Analysis lot yang diterima
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena garam iodida dapat berubah warna akibat oksidasi menjadi triiodida bila terpapar cahaya dan udara dalam waktu lama. Cairan ionik bersifat sangat higroskopis, sehingga kandungan air yang terserap dapat mengubah viskositas maupun perilaku elektrokimianya; penyimpanan dalam desikator atau di bawah atmosfer gas inert sangat dianjurkan untuk pekerjaan elektrokimia. Pindahkan bahan dengan alat yang kering dan bersih, gunakan sarung tangan serta kacamata pengaman, dan hindari kontak langsung dengan kulit maupun mata.

—