Hexadecamethylcyclooctasiloxane adalah siloksana siklik yang tersusun dari delapan unit dimetilsiloksan yang membentuk cincin tertutup, sehingga sering disebut sebagai D8 dalam penamaan singkat kimia silikon. Sebagai anggota keluarga siloksana siklik yang lebih besar dari D4, D5, dan D6, senyawa ini berperan sebagai pereaksi organosilikon serta sebagai monomer dalam pembukaan cincin untuk membentuk polisiloksan berantai panjang. Di laboratorium, bahan ini juga dipakai sebagai standar rujukan dalam analisis siloksana dan sebagai media dengan sifat antarmuka yang khas.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah rangka Si–O–Si yang sangat lentur dan energi permukaan yang rendah. Ikatan silikon–oksigen memiliki energi ikat tinggi namun sudut ikatan yang mudah berubah, sehingga siloksana bersifat stabil secara termal, tahan oksidasi, tidak reaktif terhadap kebanyakan bahan kimia, dan menunjukkan perubahan viskositas yang kecil terhadap suhu. Cincin berukuran delapan memberikan tegangan cincin yang rendah namun tetap dapat dibuka oleh katalis asam atau basa untuk polimerisasi. Karakternya yang hidrofobik dan tidak larut dalam air membuatnya cocok sebagai pelumas, bahan pelepas cetakan, dan pembentuk lapisan tipis.
Di Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada laboratorium riset polimer, ilmu material, dan formulasi di bidang perawatan pribadi, serta pada laboratorium analisis yang menetapkan kadar siloksana siklik dalam sampel dengan kromatografi gas. Kemasan 1 mL dan 5 mL memang ditujukan untuk kebutuhan riset dan pembuatan larutan standar, bukan untuk produksi, sehingga tidak ada bahan yang terbuang sia-sia.
- Monomer polimerisasi pembukaan cincin, karena cincin delapan siloksananya dapat dibuka katalis asam maupun basa untuk membentuk rantai polidimetilsiloksan.
- Standar rujukan analisis kromatografi gas, sebab laboratorium memerlukan pembanding murni untuk mengidentifikasi dan mengukur kandungan siloksana siklik pada sampel.
- Riset pelapisan dan modifikasi permukaan, karena energi permukaannya yang rendah menghasilkan lapisan hidrofobik dan sifat antilengket pada berbagai substrat.
- Kajian sifat termal dan reologi silikon, sebab rangka Si–O–Si memberikan viskositas yang relatif stabil pada rentang suhu kerja yang lebar.
- Formulasi dan pengembangan produk berbasis silikon, karena senyawa ini berperan sebagai emolien dan pelumas yang tidak berminyak pada penelitian skala laboratorium.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 556-68-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organosilicon [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1 mL dan 5 mL |
| Bentuk fisik | cairan; rujuk Certificate of Analysis dan SDS lot yang diterima |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas |
Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari nyala api serta sumber panas. Hindari kontak dengan asam kuat dan basa kuat, karena keduanya dapat memicu pembukaan cincin dan polimerisasi yang tidak dikehendaki selama penyimpanan. Gunakan pipet atau jarum suntik bersih dan kering saat memindahkan cairan, dan jangan mengembalikan sisa bahan ke botol induk agar kemurniannya tetap terjaga. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; bekerja di lemari asam dianjurkan, dan tumpahan sebaiknya diserap dengan bahan inert karena lapisan siloksana membuat permukaan menjadi licin.
- Kherroub dkk. (2017). Green Polymerization of Hexadecamethylcyclooctasiloxane Using an Algerian Proton Exchanged Clay Called Maghnite-H+. Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis doi:10.9767/bcrec.13.1.993.36-46
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
