4-(4-Hydroxy-3-methoxyphenyl)-2-butanone lebih dikenal di kalangan peneliti sebagai keton raspberry, senyawa aromatik yang secara alami terdapat pada buah beri dan memiliki kerangka fenolik bermetoksi khas turunan guaiakol. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini digolongkan sebagai bahan ramuan mentah untuk keperluan riset dan eksperimen, yakni bahan acuan yang dipakai mempelajari metabolit tanaman. Peneliti memakainya sebagai standar analisis, bahan uji aktivitas biologis, maupun substrat dalam kajian biotransformasi serta jalur biosintesis senyawa fenolik.
Karakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah gabungan gugus fenol, gugus metoksi, dan gugus keton alifatik dalam satu molekul yang relatif sederhana. Kombinasi ini memberi sifat spektroskopi yang khas sehingga mudah dikenali dengan detektor ultraungu maupun spektrometri massa, sekaligus menyediakan titik reaksi untuk derivatisasi bila diperlukan. Kemiripan strukturnya dengan senyawa fenolik alami lain membuatnya berguna sebagai pembanding dalam kajian hubungan struktur dan aktivitas. Tersedia dalam kemasan 25 g dan 100 g untuk kebutuhan riset dengan skala berbeda.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada penelitian pangan dan flavor, riset bahan alam di fakultas farmasi dan teknologi pangan, serta laboratorium pengembangan produk yang mempelajari komponen aroma. Ketersediaan bahan acuan bermutu membantu peneliti lokal memastikan hasil identifikasi senyawa pada sampel mereka dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
- Standar analisis senyawa fenolik: dipakai sebagai pembanding pada kromatografi cair maupun gas untuk memastikan identifikasi puncak senyawa dalam sampel ekstrak.
- Penelitian flavor dan aroma: menjadi bahan acuan dalam kajian komponen aroma buah karena senyawa ini merupakan penanda khas pada beberapa jenis beri.
- Substrat kajian biotransformasi: digunakan mempelajari bagaimana enzim atau mikroorganisme memodifikasi gugus fenol, metoksi, dan keton pada molekul turunan guaiakol.
- Uji aktivitas biologis skala laboratorium: dipakai pada penapisan berbasis sel untuk menelaah respons biologis senyawa fenolik alami secara terkendali dan terukur.
- Bahan rujukan kendali mutu riset: membantu laboratorium memverifikasi kinerja metode analisis sebelum diterapkan pada sampel bahan alam yang jauh lebih kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 122-48-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 100 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya |
Simpan bahan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, sebab gugus fenolik rentan mengalami perubahan warna akibat oksidasi bertahap. Karena bahan ini ditujukan untuk keperluan riset dan eksperimen, pisahkan penyimpanannya dari bahan konsumsi dan beri label yang jelas. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta kerjakan di area berventilasi baik. Tutup kembali wadah segera agar bahan tidak menyerap uap air dari udara lembap.
—
