Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1515-14-6

1,1,1,3,3,3-Hexafluoro-2-methyl-2-propanol TCI H1349

1,1,1,3,3,3-Hexafluoro-2-methyl-2-propanol TCI H1349

Identitas Kimia

No. CAS
1515-14-6
PubChem
CID 73936·SID 354334468
Rumus molekul
C4H4F6O
Berat molekul
182.06 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,1,1,3,3,3-hexafluoro-2-methylpropan-2-ol
SMILES
CC(C(F)(F)F)(C(F)(F)F)O
InChIKey
FQDXJYBXPOMIBX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.359.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.359.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,1,1,3,3,3-Hexafluoro-2-methyl-2-propanol adalah alkohol tersier yang mengandung dua gugus trifluorometil terikat pada atom karbon yang sama dengan gugus hidroksil dan gugus metil. Susunan ini menjadikannya anggota kelompok alkohol terfluorinasi yang sifatnya sangat berbeda dari alkohol biasa. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan bangunan terfluorinasi untuk memasukkan gugus heksafluoroisopropil ke dalam molekul target, serta sebagai media atau aditif reaksi yang mampu mengubah jalannya suatu transformasi kimia. Perannya penting karena fluorinasi merupakan strategi yang banyak dipakai untuk mengatur sifat fisikokimia molekul hasil rancangan.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah efek penarikan elektron yang kuat dari dua gugus trifluorometil di sebelah gugus hidroksil. Efek ini membuat protonnya jauh lebih asam dibandingkan alkohol tersier biasa, sekaligus menjadikan senyawa sebagai pendonor ikatan hidrogen yang kuat namun nukleofil yang lemah. Kombinasi tersebut berguna ketika peneliti ingin melarutkan atau menstabilkan zat antara bermuatan tanpa menimbulkan reaksi samping dari pelarutnya. Senyawa ini berupa cairan yang cukup mudah menguap, sehingga pemindahannya perlu dilakukan dengan cepat dan tertutup agar tidak terjadi kehilangan bahan maupun paparan uap.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia organik sintesis, laboratorium kimia material, dan kelompok riset kimia medisinal yang mengerjakan senyawa terfluorinasi. Kemasan 5 gram dan 25 gram sesuai dengan pola pemakaian reagen khusus yang biasanya dipakai dalam jumlah kecil namun berulang. Untuk laboratorium yang baru mulai mengembangkan kimia fluorin, kemasan kecil memungkinkan percobaan orientasi dilakukan sebelum bahan dipakai pada skala yang lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan bangunan terfluorinasi pada sintesis organik, karena gugus heksafluoroisopropil dapat dimasukkan ke molekul target untuk mengatur sifat fisikokimia senyawa hasil rancangan.
  • Pembuatan eter dan ester terfluorinasi, sebab gugus hidroksil yang asam mudah dideprotonasi sehingga alkoksidanya dapat direaksikan dengan elektrofil yang sesuai.
  • Aditif atau media reaksi khusus, karena kemampuannya sebagai pendonor ikatan hidrogen kuat dapat menstabilkan zat antara bermuatan tanpa ikut bereaksi sebagai nukleofil.
  • Penelitian bahan polimer dan material terfluorinasi, karena gugus trifluorometil ganda memberi ketahanan kimia dan sifat permukaan yang khas pada produk akhir.
  • Kajian pengaruh fluorinasi terhadap keasaman alkohol, sebab senyawa ini merupakan contoh nyata bagaimana substituen penarik elektron mengubah perilaku gugus hidroksil secara dramatis.

Merek TCI
Nomor CAS 1515-14-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan yang mudah menguap
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik

Simpan wadah dalam keadaan tertutup sangat rapat di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, nyala api, dan sinar matahari langsung. Karena bahan mudah menguap, pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan pipet atau jarum suntik agar uapnya tidak menyebar ke ruang kerja dan volume bahan tidak berkurang. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; hindari kontak dengan kulit dan mata serta jangan menghirup uapnya. Jauhkan dari basa kuat dan logam reaktif. Tampung sisa bahan dan bilasan dalam wadah limbah terhalogenasi yang berlabel jelas dan tertutup.

—