Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5315-79-7

1-Hydroxypyrene TCI H1435

1-Hydroxypyrene TCI H1435

Identitas Kimia

No. CAS
5315-79-7
PubChem
CID 21387·SID 253661068
Rumus molekul
C16H10O
Berat molekul
218.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
pyren-1-ol
SMILES
C1=CC2=C3C(=C1)C=CC4=C(C=CC(=C43)C=C2)O
InChIKey
BIJNHUAPTJVVNQ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.232.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.232.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Hydroxypyrene adalah turunan terhidroksilasi dari pirena, yaitu hidrokarbon aromatik polisiklik bercincin empat yang tersusun rapat. Penambahan satu gugus hidroksil pada posisi nomor satu mengubah senyawa aromatik nonpolar tersebut menjadi fenol polisiklik dengan sifat polar dan reaktivitas baru. Di laboratorium, senyawa ini memegang peran ganda: sebagai blok pembangun untuk sintesis senyawa berpendar, dan sebagai bahan acuan pada penelitian pemantauan paparan hidrokarbon aromatik polisiklik, karena 1-hidroksipirena dikenal luas sebagai penanda biologis paparan senyawa golongan tersebut.

Sifat yang membuatnya bernilai tinggi adalah gugus pirenanya yang berpendar kuat dengan masa hidup keadaan tereksitasi relatif panjang dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya. Karakter ini menjadikan unit pirena sebagai label fluoresensi klasik yang dapat menandai polaritas mikro, kekakuan matriks, maupun kedekatan antar molekul melalui pembentukan eksimer. Gugus hidroksil pada posisi satu memberikan pegangan kimia yang praktis untuk mengeterkan, mengesterkan, atau menyambungkan unit pirena ke molekul, polimer, dan permukaan lain, sehingga sifat berpendar tersebut dapat dipindahkan ke sistem yang hendak diteliti.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai pada riset kimia lingkungan, toksikologi, kesehatan kerja, serta kimia material berpendar di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 1 g dan 5 g sangat memadai karena pekerjaan fluoresensi dan analisis penanda biologis umumnya menggunakan larutan berkonsentrasi rendah, sehingga jumlah kecil dapat menopang banyak seri percobaan dan pembuatan kurva kalibrasi.

  • Bahan acuan analisis penanda paparan hidrokarbon aromatik polisiklik, karena senyawa ini dikenal luas sebagai metabolit penanda yang dipantau pada studi kesehatan kerja.
  • Pembuatan probe dan label fluoresensi, sebab inti pirenanya berpendar kuat dan gugus hidroksilnya menyediakan titik penyambungan ke biomolekul maupun polimer.
  • Penelitian pembentukan eksimer dan perpindahan energi, mengingat pirena membentuk eksimer khas yang berguna untuk menilai jarak serta kedekatan antar molekul.
  • Kalibrasi metode kromatografi cair dengan detektor fluoresensi, karena responsnya kuat sehingga cocok untuk menguji kepekaan dan kesesuaian sistem instrumen.
  • Studi kimia lingkungan mengenai perilaku senyawa aromatik polisiklik, sebab bentuk terhidroksilasinya mewakili produk transformasi yang lazim ditemukan di alam.

Merek TCI
Nomor CAS 5315-79-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat dan benar-benar terlindung dari cahaya, karena senyawa aromatik polisiklik berpendar rentan mengalami fotodegradasi yang dapat mengubah kemurnian sekaligus sifat berpendarnya. Tempatkan di lemari bahan kimia yang sejuk dan kering, terpisah dari bahan pengoksidasi. Sebagai turunan hidrokarbon aromatik polisiklik, bahan ini wajib ditangani dengan kewaspadaan khusus: gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lakukan seluruh penimbangan serta pelarutan di dalam lemari asam, hindari terbentuknya debu, dan kelola limbahnya melalui jalur limbah kimia berbahaya.

  • Wilson dkk. (2011). Spectroelectrochemical Sensing of Pyrene Metabolites 1-Hydroxypyrene and 1-Hydroxypyrene-glucuronide. Analytical Chemistry doi:10.1021/ac200161s
  • (2005). Effects of the Genetic Polymorphisms on Urinary Excretion of 1-Hydroxypyrene and 2-Naphthol. Journal of the Environmental Sciences doi:10.5322/jes.2005.14.5.499
  • Dong dkk. (2000). UVA-Induced DNA Single-Strand Cleavage by 1-Hydroxypyrene and Formation of Covalent Adducts between DNA and 1-Hydroxypyrene. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx990199x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.