4,4'-(Hexafluoroisopropylidene)diphthalic Anhydride, yang lazim disingkat 6FDA, adalah dianhidrida aromatik yang menghubungkan dua gugus ftalat anhidrida melalui jembatan heksafluoroisopropilidena. Varian ini telah dimurnikan dengan cara sublimasi, yaitu pemurnian melalui perubahan langsung dari padat ke uap lalu mengembun kembali, sehingga cocok untuk pekerjaan yang menuntut kemurnian tinggi. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai monomer utama pembuatan poliimida, yakni kelas polimer berkinerja tinggi yang banyak diteliti untuk membran pemisahan gas, lapisan dielektrik, dan material tahan panas.
Sifat yang menjadikannya istimewa terletak pada gugus heksafluoroisopropilidena di tengah molekul. Jembatan ini bersifat besar dan kaku sehingga menghalangi rantai polimer mengemas rapat, menghasilkan volume bebas yang lebih besar, sekaligus meningkatkan kelarutan poliimida hasilnya dalam pelarut organik umum, sesuatu yang sulit dicapai poliimida konvensional. Kehadiran atom fluor juga menurunkan tetapan dielektrik, menaikkan kestabilan termal dan oksidatif, serta memperbaiki kejernihan optik film yang dihasilkan. Kedua gugus anhidridanya sangat reaktif terhadap amina aromatik sehingga polimerisasi berlangsung efisien membentuk asam poliamat sebelum tahap imidisasi.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan kelompok riset ilmu material, teknologi membran, dan polimer berkinerja tinggi di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk sintesis polimer skala penelitian, pembuatan film uji, dan percobaan penapisan pasangan diamina, karena pekerjaan polimerisasi laboratorium umumnya mengolah bahan dalam jumlah gram dengan perbandingan stoikiometri yang harus ditimbang cermat.
- Monomer sintesis poliimida berkinerja tinggi, karena kedua gugus anhidridanya bereaksi efisien dengan diamina aromatik membentuk asam poliamat lalu poliimida melalui imidisasi.
- Pembuatan membran pemisahan gas, sebab jembatan heksafluoroisopropilidena memperbesar volume bebas rantai sehingga permeabilitas dan selektivitas membran dapat ditingkatkan bersamaan.
- Pengembangan lapisan dielektrik rendah untuk elektronika, mengingat kehadiran atom fluor menurunkan tetapan dielektrik bahan yang penting bagi kinerja perangkat mikroelektronik.
- Sintesis material optik transparan tahan panas, karena poliimida berbasis monomer ini cenderung lebih jernih dibandingkan poliimida aromatik konvensional yang berwarna gelap.
- Riset resin dan pelapis tahan suhu tinggi, sebab kerangka aromatik terfluorinasi memberikan kestabilan termal serta ketahanan oksidatif yang dibutuhkan aplikasi ekstrem.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1107-00-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > High Purity Compounds > Compounds Purified by Sublimation |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin, dimurnikan dengan sublimasi |
| Penyimpanan | simpan rapat dalam kondisi kering, hindari kontak dengan lembap udara |
Sebagai senyawa dianhidrida, bahan ini sangat peka terhadap lembap karena gugus anhidridanya mudah terhidrolisis menjadi asam dikarboksilat yang tidak lagi dapat berpolimerisasi dengan benar. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di dalam desikator atau lemari kering, dan bila memungkinkan di bawah atmosfer inert. Penimbangan sebaiknya dilakukan cepat dengan alat kering, dan bahan sering perlu dikeringkan kembali sebelum digunakan pada polimerisasi yang menuntut stoikiometri tepat. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari terhirupnya debu karena anhidrida aromatik bersifat iritan bagi saluran pernapasan.
- Simone dkk. (2003). Phenylethynyl End-Capped Polyimides Derived from 4,4‘-(2,2,2-Trifluoro-1-phenylethylidene)diphthalic Anhydride, 4,4‘-(Hexafluoroisopropylidene)diphthalic Anhydride, and 3,3‘,4,4‘-Biphenylene Dianhydride: Structure−Viscosity Relationship. Macromolecules doi:10.1021/ma0300701
- Al-Masri dkk. (1999). New Polyimides for Gas Separation. 1. Polyimides Derived from Substituted Terphenylenes and 4,4‘-(Hexafluoroisopropylidene)diphthalic Anhydride. Macromolecules doi:10.1021/ma9910742
- Xu dkk. (2003). Permeability of polyimides derived from non-coplanar diamines and 4,4′-(hexafluoroisopropylidene)diphthalic anhydride. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(03)00430-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
