2-Hydroxy-3-phenoxypropyl Acrylate (stabilized with MEHQ) adalah bahan kimia penting dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini digunakan sebagai monomer dalam sintesis polimer yang memiliki sifat elastis dan daya tahan tinggi. Dalam laboratorium, bahan ini sering diaplikasikan untuk pembuatan bahan komposit, pelapis, dan bahan konstruksi yang membutuhkan sifat mekanik yang baik. Selain itu, bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang reaksi polimerisasi dan modifikasi polimer.
Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks, dengan gugus fungsional hidroksil dan fenil yang memberikan sifat reaktif dan fleksibel. Stabilisasi dengan MEHQ (methyl ether hydroquinone) membantu mencegah degradasi oksidatif selama penyimpanan dan penggunaan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk aplikasi yang membutuhkan stabilitas kimia dan reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan oleh peneliti di bidang material, kimia, dan teknik. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahan baru yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan ketersediaan yang cukup, bahan ini mendukung berbagai proyek penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Pembuatan bahan polimer elastis untuk aplikasi industri dan medis
- Penelitian tentang reaksi polimerisasi dan modifikasi polimer
- Pengembangan pelapis yang tahan terhadap cuaca dan lingkungan
- Sintesis bahan komposit dengan sifat mekanik yang optimal
- Uji kinerja bahan dalam lingkungan yang ekstrem
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16969-10-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
—
