2-(Hydroxymethyl)propane-1,3-diol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi, adisi, dan kondensasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk membangun molekul yang lebih kompleks, terutama dalam bidang sintesis organik.
Senyawa ini memiliki sifat reaktif yang tinggi karena adanya gugus hidroksil di kedua ujung molekulnya. Gugus ini memungkinkan senyawa ini berikatan dengan berbagai reaktif lainnya, seperti asam, basa, atau senyawa lain yang memiliki kelompok fungsional reaktif. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan modifikasi struktur molekul.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pengetahuan tentang sintesis senyawa baru. Ketersediaan dan kualitas bahan ini juga mendukung kegiatan penelitian yang berkelanjutan di berbagai bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reaktif
- Pembuatan polimer terstruktur karena kemampuan reaksi kimia yang tinggi
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi molekul dengan reaktivitas tinggi
- Penelitian dalam bidang kimia murni untuk memahami mekanisme reaksi kimia
- Produksi bahan kimia industri dengan struktur molekul yang dapat dimodifikasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4704-94-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari atau panas yang berlebihan. Gunakan wadah berbahan plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Fagerlund dkk. (2013). Dissolution patterns of biocompatible glasses in 2-amino-2-hydroxymethyl-propane-1,3-diol (Tris) buffer. Acta Biomaterialia doi:10.1016/j.actbio.2012.08.051
- Ferguson dkk. (2013). Coordinative flexibility of the 2-amino-2-(hydroxymethyl)propane-1,3-diol ligand in the synthesis of polynuclear Fe(III) complexes. Polyhedron doi:10.1016/j.poly.2012.09.043
- Jin dkk. (1999). ChemInform Abstract: A Practical and Efficient Procedure for Preparation of Diacetals from 2,2‐Bis(hydroxymethyl)propane‐1,3‐diol with Aldehydes and Ketones Catalyzed by Anhydrous Ferrous Sulfate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199936176
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
