Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4286-23-1

4-(Prop-1-en-2-yl)phenol (stabilized with TBC) TCI H1947

4-(Prop-1-en-2-yl)phenol (stabilized with TBC) TCI H1947

Identitas Kimia

No. CAS
4286-23-1
Kemurnian
>98.0%(GC)
Harga reguler Rp 1.936.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.936.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1947 4-(Prop-1-en-2-yl)phenol, umum disebut 4-isopropenilfenol, adalah fenol dengan gugus isopropenil pada posisi para yang dipasok dalam keadaan terstabilkan menggunakan TBC (tert-butilkatekol) sebagai inhibitor polimerisasi. Senyawa ini menggabungkan reaktivitas gugus fenol dengan reaktivitas alkena terminal tersubstitusi, menjadikannya bahan antara yang berharga bagi laboratorium sintesis organik sekaligus laboratorium riset polimer. Strukturnya juga dikenal sebagai fragmen kunci yang berkaitan dengan kimia bisfenol, sehingga sering muncul dalam kajian sintesis maupun penguraian resin berbasis bisfenol.

Karakteristik yang paling menentukan adalah ikatan rangkap isopropenil yang terkonjugasi dengan cincin aromatik. Konjugasi ini membuat alkena sangat reaktif terhadap polimerisasi radikal maupun kationik, sifat yang menguntungkan bagi riset material namun menuntut penanganan hati-hati saat penyimpanan; karena itulah inhibitor TBC ditambahkan oleh pabrikan. Gugus alkena dapat pula dimanfaatkan dalam reaksi hidrogenasi, epoksidasi, hidroaminasi, maupun reaksi adisi lain. Di sisi lain, gugus fenol memberi keasaman moderat, kemampuan membentuk ikatan hidrogen, serta titik untuk eterifikasi dan esterifikasi, sehingga molekul dapat difungsionalisasi dari dua arah yang berbeda.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya dipakai kelompok riset polimer dan material di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian, serta laboratorium kimia organik yang mengembangkan turunan fenolik terfungsionalisasi. Kemasan 200 miligram dan 1 gram sangat sesuai untuk pekerjaan skala penelitian yang membutuhkan bahan reaktif dalam jumlah terukur, sekaligus menekan risiko bahan tersisa terlalu lama di rak penyimpanan.

  • Riset polimerisasi: gugus isopropenil yang terkonjugasi dengan cincin aromatik menjadikannya monomer model untuk mempelajari perilaku polimerisasi radikal maupun kationik secara terkendali.
  • Studi kimia bisfenol: senyawa ini berkaitan erat dengan kerangka bisfenol sehingga berguna dalam penelitian sintesis, degradasi, maupun daur ulang kimiawi resin terkait.
  • Reaksi adisi pada alkena: ikatan rangkap siap menjalani hidrogenasi, epoksidasi, hidroborasi, atau hidroaminasi untuk menghasilkan turunan fenolik dengan rantai samping baru.
  • Sintesis bahan antara terfungsionalisasi: gugus fenol dapat dieterifikasi atau diesterifikasi lebih dahulu sebelum alkena diolah, memungkinkan strategi transformasi bertahap yang selektif.
  • Pengembangan resin dan material fungsional: kombinasi fenol dan alkena reaktif menjadikannya kandidat komonomer untuk material dengan sifat termal dan mekanik yang disesuaikan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 4286-23-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik dipasok dalam keadaan terstabilkan dengan TBC (tert-butilkatekol) sebagai inhibitor polimerisasi
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya dan panas; ikuti petunjuk penyimpanan pada label pemasok

Karena senyawa ini mudah berpolimerisasi, simpan botol dalam kemasan asli pada tempat sejuk, gelap, dan jauh dari sumber panas, sinar matahari, maupun percikan api. Jangan menghilangkan inhibitor TBC kecuali memang diperlukan tepat sebelum reaksi, sebab inhibitor itulah yang menjaga bahan tetap stabil selama penyimpanan. Pastikan tutup selalu rapat agar udara dan kelembapan tidak masuk, dan hindari menyimpan bahan dalam waktu lama setelah botol dibuka. Timbang di dalam lemari asam menggunakan spatula bersih dan kering, dengan jas laboratorium, sarung tangan nitril, serta kacamata pengaman. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan inisiator radikal, lalu baca Safety Data Sheet sebelum digunakan.

—