Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 14405-45-9

Tris(2,4-pentanedionato)indium(III) TCI I0020

Tris(2,4-pentanedionato)indium(III) TCI I0020
Harga reguler Rp 3.866.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.866.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tris(2,4-pentanedionato)indium(III), yang lebih akrab disebut indium(III) asetilasetonat, adalah kompleks koordinasi berupa satu pusat indium yang diikat oleh tiga ligan asetilasetonat secara bidentat. Struktur kelat ini menghasilkan senyawa logam yang jauh lebih stabil dan mudah ditangani dibanding garam indium sederhana, sekaligus larut dalam pelarut organik. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai prekursor indium, yakni sumber atom indium yang dapat diantarkan secara terkendali ke dalam reaksi sintesis material, lapisan tipis, maupun nanopartikel.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kestabilan termal yang memadai disertai kemampuan menguap atau menyublim pada pemanasan, sifat yang sangat dihargai pada teknik deposisi uap kimia dan deposisi lapisan atom. Sifat kelat juga membuat senyawa ini lebih tahan terhadap hidrolisis dibanding banyak prekursor logam lain, sehingga penanganannya lebih ramah bagi laboratorium yang belum memiliki fasilitas sarung tangan inert lengkap. Kelarutannya di pelarut organik memudahkan penyiapan larutan prekursor dengan konsentrasi terukur, misalnya untuk metode sol-gel, spin coating, atau injeksi panas pada sintesis nanokristal.

Di Indonesia, bahan ini umum digunakan oleh laboratorium riset material maju, fisika bahan, dan teknik kimia yang mengembangkan lapisan oksida transparan konduktif, semikonduktor berbasis indium, serta titik kuantum. Kemasan 10 g tergolong sesuai untuk penelitian skala laboratorium, sebab teknik deposisi maupun sintesis nanopartikel umumnya hanya memerlukan jumlah prekursor yang kecil per percobaan namun dengan banyak pengulangan.

  • Prekursor pada deposisi uap kimia dan deposisi lapisan atom untuk menumbuhkan lapisan tipis mengandung indium, karena senyawanya dapat diuapkan secara terkendali pada pemanasan.
  • Penyiapan lapisan oksida transparan konduktif berbasis indium melalui metode larutan, sebab kelarutannya di pelarut organik memudahkan pembuatan tinta prekursor yang homogen.
  • Sintesis nanokristal dan titik kuantum berbasis indium, mengingat prekursor kelat melepaskan ion logam secara bertahap sehingga ukuran partikel lebih mudah dikendalikan.
  • Sumber indium pada penelitian katalisis asam Lewis unsur golongan utama, karena pusat indium(III) bersifat oksofilik dan dapat mengaktifkan gugus fungsi tertentu.
  • Bahan doping pada riset material oksida dan kaca, sebab ligan organik terbakar bersih saat kalsinasi dan meninggalkan indium terdistribusi merata dalam matriks.

Merek TCI
Nomor CAS 14405-45-9
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements
Ukuran kemasan 10 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat

Simpan senyawa ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan, sebaiknya di dalam desikator bila laboratorium berada di lingkungan lembap. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar prekursor tidak terkontaminasi oleh air maupun residu bahan lain yang dapat mengganggu kualitas lapisan tipis. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta timbang di ruang berventilasi baik atau lemari asam untuk menghindari penghirupan debu halus. Buang limbah logam sesuai prosedur pengelolaan limbah laboratorium.