TCI I0061 1-Iodo-3-methylbutane (stabilized with Na2S2O3), yang juga dikenal sebagai isoamil iodida, adalah reagen alkilasi bercabang yang dipakai untuk memasang gugus isopentil pada molekul target. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menjadi pilihan ketika struktur yang dituju menuntut rantai lima karbon dengan percabangan metil di ujung, motif yang lazim ditemukan pada senyawa turunan terpenoid, bahan pewangi, serta berbagai molekul bioaktif. Kehadiran cabang tersebut memberikan bentuk ruang yang berbeda dibanding rantai lurus, sehingga memengaruhi sifat fisik dan interaksi molekul hasil sintesis.
Daya tarik utama reagen ini terletak pada gugus iodida yang mudah lepas, sehingga reaksi substitusi nukleofilik berlangsung lebih cepat dibanding analog bromida meskipun karbon di dekat pusat reaksi telah membawa percabangan. Karena atom karbon yang diserang tetap merupakan karbon primer, reaksi tipe substitusi bimolekuler masih berjalan baik dengan gangguan sterik yang dapat dikelola. Produk dipasok sebagai cairan yang distabilkan dengan natrium tiosulfat, penstabil yang bekerja mereduksi iodium bebas hasil penguraian oleh cahaya sehingga warna reagen lebih terjaga dan mutunya lebih stabil sepanjang masa simpan.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan isoamil iodida terutama dalam riset kimia bahan alam, sintesis senyawa turunan terpenoid, serta pengembangan senyawa pembanding untuk kajian aroma dan rasa. Kelompok riset yang menelaah metabolit tumbuhan tropis kerap memerlukan gugus isopentil untuk merangkai atau memodifikasi kerangka target. Kemasan 25 mL sesuai dengan pola pemakaian tersebut, yakni percobaan skala kecil hingga menengah yang menekankan ketelitian dan reprodusibilitas ketimbang jumlah bahan yang besar.
Produk TCI terkait
- TCI B1905 3814-34-4 1-Bromo-2-ethylbutane (stabilized with Copper chip)
- TCI B0612 507-36-8 2-Bromo-2-methylbutane
- TCI I0530 616-14-8 1-Iodo-2-methylbutane (stabilized with Copper chip)
- TCI I0504 107-82-4 1-Bromo-3-methylbutane
- TCI D1067 594-81-0 2,3-Dibromo-2,3-dimethylbutane
- TCI C1459 616-13-7 1-Chloro-2-methylbutane
- Pemasangan gugus isopentil pada fenol, alkohol, dan tiol melalui alkilasi berbasis nukleofil, menghasilkan eter serta tioeter bercabang yang sulit diperoleh dari reagen lain.
- Sintesis senyawa turunan terpenoid dan bahan pewangi, karena motif isopentil merupakan satuan struktur berulang yang khas pada golongan senyawa tersebut.
- N-alkilasi amina dan heterosiklik bernitrogen untuk menghasilkan amina bercabang, yang berguna sebagai senyawa antara farmasi maupun bahan uji hubungan struktur dan aktivitas.
- Pembentukan pereaksi Grignard isopentilmagnesium dalam eter anhidrat, menyediakan nukleofil karbon bercabang untuk penambahan pada gugus karbonil dan epoksida.
- Penyiapan senyawa pembanding analitik pada kajian aroma dan metabolit, ketika standar dengan rantai bercabang tidak tersedia secara komersial dalam bentuk siap pakai.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 541-28-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan, distabilkan dengan natrium tiosulfat (Na2S2O3) |
| Penyimpanan | simpan sejuk dan terlindung dari cahaya |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena cahaya memicu pelepasan iodium yang membuat cairan menguning hingga kecokelatan. Botol kaca berwarna gelap atau penyimpanan di dalam lemari tertutup sangat dianjurkan, dan penstabil natrium tiosulfat jangan dipisahkan dari isinya. Pengambilan sebaiknya dilakukan di lemari asam menggunakan pipet kaca bersih dan kering, dengan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Hindari kontak dengan oksidator kuat dan sumber panas, jangan menghirup uapnya, dan kelola sisa bahan sebagai limbah organik berhalogen sesuai prosedur laboratorium.
—
