Isophorone adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, yaitu merupakan keton dengan dua gugus metil pada kedua ujung rantai karbon. Dalam laboratorium, isophorone sering digunakan sebagai pelarut atau bahan baku dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan kemampuannya untuk melarutkan berbagai senyawa organik, isophorone menjadi pilihan yang sangat populer dalam berbagai proses sintesis dan pemisahan.
Isophorone memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan keamanan dan ketahanan. Bahan ini juga tidak bersifat korosif dan relatif tidak beracun, sehingga meminimalkan risiko bahaya bagi peneliti. Selain itu, isophorone memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga memudahkan proses penguapan dan pemisahan dalam berbagai reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, isophorone sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan pengembangan produk farmasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari bahan baku dalam industri kimia lokal yang memerlukan senyawa dengan sifat pelarut yang baik. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, isophorone menjadi pilihan utama di berbagai institusi penelitian dan perguruan tinggi di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya sebagai bahan baku
- Pelarut dalam reaksi kimia yang membutuhkan kestabilan dan reaktivitas rendah
- Pemisahan dan purifikasi senyawa dalam proses isolasi kimia
- Pengujian kromatografi untuk menentukan komposisi campuran kimia
- Pembuatan campuran reaktif dalam proses sintesis farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 78-59-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas |
Isophorone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak korosif, bahan ini bisa disimpan dalam wadah plastik atau gelas yang tahan terhadap bahan kimia. Namun, tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaannya harus dilakukan dalam ruang ber ventilasi baik untuk mengurangi risiko inhalasi uap.
- Kardar (2016). The effect of polyurethane-isophorone microcapsules on self-healing properties of an automotive clearcoat. Pigment & Resin Technology doi:10.1108/prt-03-2015-0033
- Hu dkk. (2020). Vapor–Liquid Equilibrium Measurements of Cyclohexene–Isophorone and Cyclohexanol–Isophorone Binary Systems and Predictions for Cyclohexene–Cyclohexanol–Isophorone Ternary System. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.0c00103
- Koval’skaya dkk. (2010). Condensation of isophorone and isophorone oxime with amines and aldehydes. Russian Journal of Organic Chemistry doi:10.1134/s1070428010070055
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
