Tris(2,3-dibromopropyl) Isocyanurate adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah terkait polimer dan bahan makromolekul. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait modifikasi polimer, khususnya dalam pembuatan bahan baku yang memiliki sifat antioksidan atau anti-UV. Dalam laboratorium, bahan ini berperan sebagai aditif yang membantu meningkatkan stabilitas dan kinerja bahan polimer.
Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai jenis polimer. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, Tris(2,3-dibromopropyl) Isocyanurate menjadi pilihan yang tepat dalam penelitian yang membutuhkan bahan dengan sifat tertentu. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan polimer, khususnya dalam industri kemasan, elektronik, dan material konstruksi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian terkait lingkungan dan degradasi polimer, yang menjadi fokus penelitian di banyak institusi ilmiah di Indonesia.
- Pengembangan bahan polimer anti-UV untuk aplikasi industri kemasan.
- Modifikasi polimer untuk meningkatkan stabilitas termal dan kimia.
- Penelitian tentang sifat antioksidan dalam bahan makromolekul.
- Pengujian kompatibilitas bahan polimer dengan berbagai lingkungan kimia.
- Pembuatan bahan baku untuk produk elektronik dengan sifat isolator tinggi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 52434-90-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan sinar matahari langsung. Karena sifat kimianya yang reaktif, penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu tutup rapat setelah digunakan. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
