6-Isopropylquinoline dari TCI (kode I0529) adalah turunan kuinolina dengan gugus isopropil pada posisi 6 cincin aromatiknya. Kuinolina adalah heterosiklik aromatik bernitrogen yang terdiri atas cincin benzena yang menyatu dengan cincin piridina. Kerangka ini menjadi dasar banyak senyawa obat, pewarna, ligan, dan bahan aroma. Di laboratorium, 6-isopropylquinoline berperan sebagai heterocyclic building block untuk sintesis organik dan kimia medisinal, sekaligus senyawa pembanding dalam studi struktur–aktivitas turunan kuinolina.
Senyawa ini dipilih karena memadukan atom nitrogen basa pada cincin kuinolina dengan substituen alkil bercabang yang menambah sifat lipofilik. Atom nitrogennya bisa berfungsi sebagai situs koordinasi logam, tempat protonasi, atau titik pembentukan garam dan N-oksida, sementara gugus isopropil memengaruhi kelarutan, sterik, dan interaksi molekul dengan target biologis. Kombinasi ini berguna saat peneliti ingin memvariasikan substituen pada kerangka kuinolina secara sistematis. Turunan kuinolina beralkil seperti ini juga dikenal dalam kimia bahan aroma.
Di Indonesia, 6-isopropylquinoline dimanfaatkan oleh laboratorium kimia organik sintetik, kimia medisinal, dan riset bahan alam di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Senyawa ini cocok untuk proyek penelitian yang membangun pustaka turunan heterosiklik, mempelajari reaksi fungsionalisasi cincin aromatik bernitrogen, atau mengembangkan ligan baru. Kemasan 5 g sesuai dengan kebutuhan sintesis skala miligram hingga gram yang umum dalam riset akademik dan tahap awal pengembangan senyawa.
Produk TCI terkait
- 8-Hydroxy-7-propylquinoline, CAS 58327-60-9, TCI P0531
- 6-tert-Butylquinoline, CAS 68141-13-9, TCI B2985
- 8-Amino-2-methylquinoline, CAS 18978-78-4, TCI A0416
- 5,6,7,8-Tetrahydro-2-methylquinoline, CAS 2617-98-3, TCI T1408
- 6-Amino-2-methylquinoline, CAS 65079-19-8, TCI A1047
- 4-Amino-2-methylquinoline, CAS 6628-04-2, TCI A0415
- Kimia medisinal: kerangka kuinolina adalah motif penting dalam banyak senyawa bioaktif, sehingga 6-isopropylquinoline berguna sebagai bahan awal untuk merancang dan menyintesis kandidat obat.
- Studi hubungan struktur–aktivitas: gugus isopropil pada posisi 6 memberi variasi lipofilisitas dan sterik yang bisa dibandingkan dengan turunan kuinolina lain dalam uji biologis.
- Sintesis ligan koordinasi: atom nitrogen pada cincin kuinolina dapat mengikat logam transisi, sehingga senyawa ini cocok untuk mengembangkan ligan dan kompleks logam baru.
- Riset metodologi reaksi: senyawa ini menjadi substrat model untuk mempelajari fungsionalisasi C–H, oksidasi menjadi N-oksida, dan reaksi lain pada heterosiklik aromatik bernitrogen.
- Penelitian bahan aroma: turunan kuinolina beralkil dikenal dalam kimia wewangian, sehingga senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam studi komponen aroma.
| Merek | TCI (kode produk I0529) |
|---|---|
| Nomor CAS | 135-79-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | lihat label dan sertifikat analisis (CoA) dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan gelap, jauh dari oksidator |
Simpan 6-isopropylquinoline dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat dan asam kuat. Senyawa heterosiklik aromatik seperti ini dapat berubah warna bila lama terpapar cahaya dan udara, jadi tutup kembali wadah segera setelah digunakan. Tangani di lemari asam, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, lalu hindari menghirup uapnya. Baca SDS untuk informasi bahaya dan cara pembuangan limbah yang benar.
- Chekhlov (1994). X-ray diffraction study of the second crystal modification of bis(2-isopropylquinoline-8-thiolato)indium chloride. Journal of Structural Chemistry doi:10.1007/bf02578345
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








