Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 135-79-5

6-Isopropylquinoline, CAS 135-79-5, TCI I0529

6-Isopropylquinoline, CAS 135-79-5, TCI I0529

Identitas Kimia

No. CAS
135-79-5
PubChem
CID 67285·SID 87571876
Rumus molekul
C12H13N
Berat molekul
171.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6-propan-2-ylquinoline
SMILES
CC(C)C1=CC2=C(C=C1)N=CC=C2
InChIKey
NKCQEIXYLHACJC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.405.950,00
Harga reguler Rp 998.550,00 Harga obral Rp 1.405.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

6-Isopropylquinoline dari TCI (kode I0529) adalah turunan kuinolina dengan gugus isopropil pada posisi 6 cincin aromatiknya. Kuinolina adalah heterosiklik aromatik bernitrogen yang terdiri atas cincin benzena yang menyatu dengan cincin piridina. Kerangka ini menjadi dasar banyak senyawa obat, pewarna, ligan, dan bahan aroma. Di laboratorium, 6-isopropylquinoline berperan sebagai heterocyclic building block untuk sintesis organik dan kimia medisinal, sekaligus senyawa pembanding dalam studi struktur–aktivitas turunan kuinolina.

Senyawa ini dipilih karena memadukan atom nitrogen basa pada cincin kuinolina dengan substituen alkil bercabang yang menambah sifat lipofilik. Atom nitrogennya bisa berfungsi sebagai situs koordinasi logam, tempat protonasi, atau titik pembentukan garam dan N-oksida, sementara gugus isopropil memengaruhi kelarutan, sterik, dan interaksi molekul dengan target biologis. Kombinasi ini berguna saat peneliti ingin memvariasikan substituen pada kerangka kuinolina secara sistematis. Turunan kuinolina beralkil seperti ini juga dikenal dalam kimia bahan aroma.

Di Indonesia, 6-isopropylquinoline dimanfaatkan oleh laboratorium kimia organik sintetik, kimia medisinal, dan riset bahan alam di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Senyawa ini cocok untuk proyek penelitian yang membangun pustaka turunan heterosiklik, mempelajari reaksi fungsionalisasi cincin aromatik bernitrogen, atau mengembangkan ligan baru. Kemasan 5 g sesuai dengan kebutuhan sintesis skala miligram hingga gram yang umum dalam riset akademik dan tahap awal pengembangan senyawa.

  • Kimia medisinal: kerangka kuinolina adalah motif penting dalam banyak senyawa bioaktif, sehingga 6-isopropylquinoline berguna sebagai bahan awal untuk merancang dan menyintesis kandidat obat.
  • Studi hubungan struktur–aktivitas: gugus isopropil pada posisi 6 memberi variasi lipofilisitas dan sterik yang bisa dibandingkan dengan turunan kuinolina lain dalam uji biologis.
  • Sintesis ligan koordinasi: atom nitrogen pada cincin kuinolina dapat mengikat logam transisi, sehingga senyawa ini cocok untuk mengembangkan ligan dan kompleks logam baru.
  • Riset metodologi reaksi: senyawa ini menjadi substrat model untuk mempelajari fungsionalisasi C–H, oksidasi menjadi N-oksida, dan reaksi lain pada heterosiklik aromatik bernitrogen.
  • Penelitian bahan aroma: turunan kuinolina beralkil dikenal dalam kimia wewangian, sehingga senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam studi komponen aroma.

Merek TCI (kode produk I0529)
Nomor CAS 135-79-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g
Bentuk fisik lihat label dan sertifikat analisis (CoA) dari TCI
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan gelap, jauh dari oksidator

Simpan 6-isopropylquinoline dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat dan asam kuat. Senyawa heterosiklik aromatik seperti ini dapat berubah warna bila lama terpapar cahaya dan udara, jadi tutup kembali wadah segera setelah digunakan. Tangani di lemari asam, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, lalu hindari menghirup uapnya. Baca SDS untuk informasi bahaya dan cara pembuangan limbah yang benar.

  • Chekhlov (1994). X-ray diffraction study of the second crystal modification of bis(2-isopropylquinoline-8-thiolato)indium chloride. Journal of Structural Chemistry doi:10.1007/bf02578345

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.