Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 488-58-4

epi-Inositol TCI I0628

epi-Inositol TCI I0628

Identitas Kimia

No. CAS
488-58-4
Rumus molekul
C6H12O6
Berat molekul
180.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(qN
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
cyclohexane-1,2,3,4,5,6-hexol
SMILES
C1(C(C(C(C(C1O)O)O)O)O)O
InChIKey
CDAISMWEOUEBRE-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 892
Harga reguler Rp 4.161.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.161.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

epi-Inositol adalah salah satu stereoisomer langka dari inositol, yaitu sikloheksana dengan enam gugus hidroksil yang tersusun dalam konfigurasi ruang tertentu. Dari sembilan stereoisomer inositol yang mungkin, hanya sebagian kecil yang lazim dijumpai di alam, dan epi-inositol termasuk isomer yang jarang sehingga penyediaannya sangat berharga bagi penelitian. Di laboratorium glikosains dan biologi kimia, senyawa ini umumnya digunakan sebagai senyawa pembanding, bahan rujukan untuk pengembangan metode analisis, serta bahan awal dalam kajian hubungan struktur dan aktivitas.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kekhasan susunan ruang gugus hidroksilnya. Perbedaan orientasi satu gugus hidroksil saja dapat mengubah pola ikatan hidrogen, kelarutan, serta pengenalan oleh enzim maupun protein pengikat secara nyata. Karena itu, para peneliti memanfaatkan isomer langka seperti ini untuk menguji seberapa ketat suatu enzim membedakan stereokimia substratnya. Keberadaan enam gugus hidroksil juga menjadikannya kerangka poliol yang menarik untuk modifikasi selektif, meskipun pekerjaan semacam itu menuntut strategi proteksi yang cermat. Ketersediaannya dalam jumlah kecil sudah memadai karena analisis modern hanya membutuhkan bahan dalam skala miligram.

Bagi laboratorium di Indonesia, senyawa ini relevan bagi kelompok riset biokimia, kimia bahan alam, dan glikosains di perguruan tinggi serta lembaga penelitian, khususnya yang mengembangkan metode kromatografi dan spektrometri massa untuk analisis gula alkohol. Kemasan dua ratus miligram sesuai dengan kebutuhan penyiapan larutan baku dan serangkaian pengujian analitik. Ukuran kecil juga memudahkan pengelolaan bahan rujukan yang jarang dan perlu dijaga mutunya dengan baik.

  • Bahan pembanding dalam analisis kromatografi, karena isomer inositol yang langka diperlukan untuk memastikan pemisahan dan identifikasi yang benar di antara stereoisomer yang sangat mirip.
  • Kajian spesifisitas enzim pada penelitian glikosains, sebab perbedaan orientasi gugus hidroksil menjadi alat uji apakah suatu enzim mampu membedakan stereokimia substratnya secara ketat.
  • Penyiapan larutan baku untuk spektrometri massa, mengingat identifikasi poliol dalam matriks biologis memerlukan rujukan autentik agar hasil penetapan tidak keliru.
  • Penelitian hubungan struktur dan aktivitas senyawa poliol, karena isomer langka memberi titik pembanding berharga terhadap isomer yang umum dijumpai di alam.
  • Bahan awal sintesis turunan inositol termodifikasi, sebab kerangka heksahidroksi menyediakan banyak titik reaksi yang dapat difungsionalisasi secara selektif dengan strategi proteksi yang tepat.

Merek TCI
Nomor CAS 488-58-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 200 mg
Bentuk fisik padatan kristalin poliol
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, hindari kelembapan

Karena dipasok dalam jumlah kecil, senyawa ini sebaiknya ditangani dengan sangat cermat agar tidak ada bahan yang terbuang. Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta hindari perubahan suhu yang berulang agar tidak terjadi pengembunan di dalam wadah. Sebaiknya biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka apabila disimpan dalam keadaan dingin. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan, kenakan sarung tangan dan kacamata pelindung, serta hindari terhirupnya serbuk halus. Beri label lengkap pada setiap larutan baku yang dibuat.

  • Gigg dkk. (1997). Reactions of the ketone derived from (±)-3,4,5-tri-O-benzyl-1,2-O-isopropylidene-myo-inositol: preparation of racemic derivatives of epi-inositol and of 4-C-methyl-epi- [(±)-iso-laminitol] and 4-C-methyl-myo-inositol [(±)-laminitol]. Carbohydrate Research doi:10.1016/s0008-6215(96)00330-8
  • Patil dkk. (2011). Protecting group directed stereoselective reduction of an epi-inosose: efficient synthesis of epi-inositol. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2011.05.051
  • Bersudsky dkk. (1999). Epi-Inositol and inositol depletion: Two new treatment approaches in affective disorder. Current Psychiatry Reports doi:10.1007/s11920-999-0023-z

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.