5-Iodoisatin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dan digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, dengan atom iodin yang terikat pada cincin isatin, yang membuatnya sangat berpotensi dalam reaksi kimia tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik.
5-Iodoisatin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Karena keberadaan atom iodin, senyawa ini memiliki kecenderungan untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi pada posisi tertentu, sehingga menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 5-Iodoisatin digunakan oleh para peneliti dan mahasiswa untuk keperluan penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen kimia yang berkaitan dengan pengembangan obat dan senyawa kimia industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa aromatik
- Pengembangan senyawa obat baru melalui modifikasi struktur kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan atom halogen
- Eksperimen kimia organik untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 20780-76-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
5-Iodoisatin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan kering dan dingin, serta terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidator. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bisa mengiritasi kulit atau mata.
- Serdar Çavuş (2025). Synthesis of new 5-iodoisatin derivatives: Predicting antioxidant inhibition activity with DFT studies. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2024.140826
- Ilangovan dkk. (2014). ChemInform Abstract: Direct Amidation of 2′‐Aminoacetophenones Using I2‐TBHP: A Unimolecular Domino Approach Toward Isatin and Iodoisatin.. ChemInform doi:10.1002/chin.201447117
- Lisowski dkk. (2000). ChemInform Abstract: Efficient Synthesis of Novel 3‐(Het)arylanthranilic Acids via a Suzuki Cross‐Coupling Reaction of 7‐Iodoisatin with (Het)arylboronic Acids in Water.. ChemInform doi:10.1002/chin.200044130
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
