Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4383-06-6

Isovanillyl Alcohol TCI I0648

Isovanillyl Alcohol TCI I0648

Identitas Kimia

No. CAS
4383-06-6
PubChem
CID 78089·SID 87558297
Rumus molekul
C8H10O3
Berat molekul
154.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-(hydroxymethyl)-2-methoxyphenol
SMILES
COC1=C(C=C(C=C1)CO)O
InChIKey
WHKRHBLAJFYZKF-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 743.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 743.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Isovanillyl Alcohol adalah senyawa aromatik yang memiliki gugus alkohol benzilik pada cincin benzena yang juga menyandang gugus hidroksil dan gugus metoksi. Susunan gugus tersebut merupakan ciri khas kerangka guaiakol yang banyak dijumpai pada senyawa turunan lignin dan berbagai bahan alam tumbuhan. Namanya berkaitan dengan isovanilin, yakni isomer dari vanilin dengan letak gugus hidroksil dan metoksi yang bertukar tempat. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai bahan pembangun untuk membentuk molekul yang lebih besar dan kompleks.

Sifat yang membuat senyawa ini menarik adalah keberadaan tiga gugus fungsi dengan reaktivitas berbeda dalam satu molekul. Alkohol benzilik mudah dioksidasi menjadi aldehida, diubah menjadi halida atau gugus pergi lain, maupun diesterifikasi, sedangkan gugus hidroksil fenolik bersifat lebih asam dan dapat dieterifikasi atau dilindungi secara selektif. Gugus metoksi bersifat pemberi elektron sehingga mengarahkan reaksi substitusi elektrofilik pada posisi tertentu di cincin dan memengaruhi sifat antioksidan turunannya. Perbedaan reaktivitas ini memungkinkan peneliti melakukan modifikasi bertahap secara terarah tanpa saling mengganggu antargugus.

Di Indonesia, senyawa bertipe guaiakol sangat relevan bagi penelitian pemanfaatan biomassa, valorisasi lignin dari limbah pertanian, sintesis bahan alam, serta pengembangan senyawa antioksidan. Kemasan 5 g sesuai untuk penelitian sintesis skala laboratorium, pembuatan bahan rujukan pembanding, maupun percobaan optimasi reaksi yang dilakukan berulang oleh mahasiswa dan peneliti.

  • Bahan awal sintesis bahan alam aromatik, karena kerangka guaiakolnya langsung sesuai dengan banyak rangka senyawa fenolik asal tumbuhan.
  • Bahan rujukan riset valorisasi lignin, sebab senyawa bertipe ini merupakan produk khas hasil penguraian lignin menjadi molekul kecil.
  • Prekursor turunan antioksidan, mengingat pasangan gugus hidroksil fenolik dan metoksi merupakan motif yang lazim pada senyawa peredam radikal bebas.
  • Substrat uji reaksi oksidasi selektif, karena alkohol benziliknya dapat diubah menjadi aldehida sehingga berguna menilai kinerja katalis maupun pereaksi baru.
  • Bahan pembangun kimia medisinal, sebab gugus fungsinya yang beragam memudahkan pemasangan gugus pelindung dan modifikasi bertahap menuju molekul target.

Merek TCI
Nomor CAS 4383-06-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya dan udara, sesuai anjuran pada label

Simpan Isovanillyl Alcohol dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya. Senyawa fenolik cenderung teroksidasi perlahan bila terpapar udara dan cahaya sehingga dapat berubah warna menjadi kecoklatan; penyimpanan di bawah gas lembam akan membantu menjaga mutunya bila bahan digunakan untuk waktu panjang. Gunakan spatula bersih dan kering serta tutup wadah segera setelah penimbangan. Bahan bersifat iritan bagi kulit, mata, dan saluran pernapasan, karena itu kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di ruang berventilasi baik. Baca Lembar Data Keselamatan Bahan lebih dahulu.

—