1-Imidazoleacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang mengandung cincin imidazol dan gugus asam karboksilat, sehingga sangat penting dalam pembentukan senyawa heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi pembentukan ikatan baru.
Karena struktur kimianya yang unik, 1-Imidazoleacetic Acid memiliki sifat reaktif yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi dengan logam transisi. Bahan ini juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 1-Imidazoleacetic Acid digunakan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian tentang senyawa aktif biologis dan pengembangan obat baru. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Reaksi sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa kimia organik dalam penelitian farmakologi
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia kompleks
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Studi tentang reaktivitas senyawa dengan struktur imidazol
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22884-10-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
1-Imidazoleacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terlindungi dari cahaya matahari langsung. Pemakaian bahan ini harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan proses penggunaan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Holstein dkk. (2016). Imidazoleacetic acid-ribotide in vestibulo-sympathetic pathway neurons. Experimental Brain Research doi:10.1007/s00221-016-4725-2
- Prell (1998). Oxidation of histamine forms biologically active imidazoleacetic acid and its metabolites: Implications for study of the histaminergic system in brain. Pathophysiology doi:10.1016/s0928-4680(98)81145-0
- Thomas dkk. (1995). Imidazoleacetic Acid, a γ‐Aminobutyric Acid Receptor Agonist, Can Be Formed in Rat Brain by Oxidation of Histamine. Journal of Neurochemistry doi:10.1046/j.1471-4159.1995.65020818.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
