TCI I0713 Ifosfamide adalah senyawa oksazafosforin yang termasuk kelas agen pengalkilasi mostar nitrogen, berkerabat dekat secara struktural dengan siklofosfamid. Sebagai reagen penelitian, bahan ini digunakan di laboratorium farmasi dan biomedis untuk mempelajari mekanisme kerusakan DNA akibat alkilasi, aktivasi metabolik prodrug oleh enzim sitokrom P450, serta perancangan sistem penghantaran obat yang bertujuan mengarahkan senyawa sitotoksik secara lebih selektif ke sel target. Produk ini ditujukan untuk keperluan penelitian dan pengujian di laboratorium, bukan untuk penggunaan klinis maupun diagnostik pada manusia.
Karakteristik yang menjadikan senyawa ini penting dalam riset adalah sifatnya sebagai prodrug. Ifosfamide tidak aktif dalam bentuk awalnya dan memerlukan hidroksilasi enzimatik sebelum menghasilkan spesies pengalkilasi yang mampu membentuk ikatan silang pada untai DNA. Sifat ini menjadikannya model yang sangat berguna untuk studi metabolisme obat, evaluasi aktivitas enzim pemetabolisme, dan pengujian strategi formulasi seperti liposom, nanopartikel polimer, atau konjugat pembawa yang dirancang untuk mengurangi paparan sistemik. Karena tergolong sitotoksik dan berpotensi genotoksik, setiap penanganannya menuntut kedisiplinan prosedur keselamatan yang ketat.
Di Indonesia, bahan ini umumnya dipakai oleh laboratorium farmasi perguruan tinggi, pusat riset biomedis, dan kelompok penelitian teknologi formulasi yang telah memiliki fasilitas penanganan senyawa sitotoksik serta prosedur pengelolaan limbah berbahaya. Kemasan 1 g sesuai untuk kebutuhan penelitian terarah dengan jumlah pemakaian kecil namun terukur, sekaligus membatasi jumlah bahan berisiko yang disimpan di laboratorium.
- Studi mekanisme alkilasi DNA: senyawa ini menjadi model klasik untuk menelaah pembentukan ikatan silang antar untai DNA dan respons perbaikan seluler.
- Riset sistem penghantaran obat: peneliti memformulasikan senyawa dalam nanopartikel atau liposom untuk menguji pelepasan terkendali dan penargetan jaringan secara eksperimental.
- Kajian metabolisme prodrug: aktivasi oleh enzim sitokrom P450 menjadikannya substrat referensi dalam evaluasi aktivitas mikrosom hati dan interaksi antar obat.
- Pengembangan metode analitik: senyawa terdefinisi ini dipakai sebagai baku pembanding dalam pengembangan metode HPLC maupun LC-MS untuk kuantifikasi agen sitotoksik.
- Uji sitotoksisitas pada kultur sel: digunakan sebagai senyawa pembanding positif dalam penapisan kandidat antikanker baru pada lini sel eksperimental terkontrol.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3778-73-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents > Drug Delivery Systems (DDS) |
| Ukuran kemasan | 1 g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk/kristal); rincian rupa lot mengacu pada Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | simpan dingin dan terlindung cahaya sesuai petunjuk label produsen; hanya untuk penggunaan penelitian |
Perlakukan bahan ini sebagai senyawa sitotoksik dan berpotensi genotoksik. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada kondisi dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai petunjuk label, di lemari terkunci yang terpisah dari reagen umum dengan penandaan jelas. Lakukan penimbangan dan pelarutan di dalam biosafety cabinet atau lemari asam yang sesuai, menggunakan sarung tangan ganda, jas sekali pakai, masker, dan kacamata pelindung. Hindari terbentuknya debu. Kumpulkan seluruh limbah, wadah, dan alat terkontaminasi sebagai limbah sitotoksik dan musnahkan melalui jalur resmi.
- (2021). Carboplatin/etoposide/ifosfamide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-021-92321-y
- (2015). Cisplatin/etoposide/ifosfamide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-015-10014-3
- (2019). Carboplatin/doxorubicin/ifosfamide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-019-58305-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
