2-Iodophenylacetic Acid (2-IPA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus iodin pada cincin fenil dan rantai asam karboksilat. Dalam laboratorium, 2-IPA sering digunakan sebagai bahan pembentuk senyawa intermediat yang menjadi bagian dari berbagai reaksi kimia, seperti reaksi substitusi, reaksi coupling, atau reaksi penggabungan.
Karena memiliki gugus iodin yang sangat reaktif, 2-IPA memiliki sifat kimia yang unik, seperti kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi nucleofilik dan elektrofilik. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemurnian dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-IPA digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Karena keberagaman aplikasinya, 2-IPA sering dicari oleh peneliti dan mahasiswa yang sedang melakukan eksperimen kimia.
Produk TCI terkait
- TCI I0760 1878-69-9 3-Iodophenylacetic Acid
- TCI I0863 1798-06-7 2-(4-Iodophenyl)acetic Acid
- TCI I1184 33527-94-5 4-Iodophenyl Acetate
- TCI I1162 19591-17-4 N-(2-Iodophenyl)acetamide
- TCI I1058 51628-12-7 4-Iodophenylacetonitrile
- TCI I0781 146-68-9 2-(4-Iodophenyl)-3-(4-nitrophenyl)-5-phenyltetrazolium Chloride [for Biochemical Research]
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Pengujian reaktivitas gugus iodin dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa intermediat untuk proses sintesis kompleks
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 18698-96-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Iodophenylacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan pernapasan. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk mengurangi risiko paparan berlebihan.
- Rijn Zeevaart dkk. (2012). Biodistribution and Pharmacokinetics of I-131 Labelled 4- Iodophenylacetic Acid. Current Radiopharmaceuticals doi:10.2174/1874471011205040356
- Szucs dkk. (2010). Synthesis of I‐131 labelled 4‐iodophenylacetic acid. Journal of Labelled Compounds and Radiopharmaceuticals doi:10.1002/jlcr.1812
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

