Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 198206-33-6

1-Iodo-3-(trifluoromethoxy)benzene TCI I0813

1-Iodo-3-(trifluoromethoxy)benzene TCI I0813

Identitas Kimia

No. CAS
198206-33-6
PubChem
CID 2777293·SID 160871364
Rumus molekul
C7H4F3IO
Berat molekul
288.01 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-iodo-3-(trifluoromethoxy)benzene
SMILES
C1=CC(=CC(=C1)I)OC(F)(F)F
InChIKey
UQZXQSQWKJZHCD-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.041.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.041.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI I0813 1-Iodo-3-(trifluoromethoxy)benzene dengan nomor CAS 198206-33-6 adalah building block terfluorinasi yang memadukan dua gugus fungsi bernilai tinggi pada satu cincin benzena: atom iodium sebagai titik sambung reaksi dan gugus trifluorometoksi pada posisi meta. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan awal untuk membangun molekul yang lebih kompleks, terutama melalui reaksi kopling silang terkatalisis logam transisi. Ikatan karbon–iodium merupakan yang paling mudah diaktifkan di antara halida aril, sehingga senyawa ini menjadi substrat pilihan ketika reaksi perlu berjalan pada suhu rendah atau dengan muatan katalis kecil.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah karakter gugus trifluorometoksi. Gugus ini bersifat sangat lipofilik, lebih lipofilik dibanding gugus trifluorometil maupun metoksi biasa, sehingga penambahannya pada molekul obat kandidat dapat memperbaiki penetrasi membran. Gugus tersebut juga menarik elektron kuat dan sangat tahan terhadap metabolisme oksidatif, dua sifat yang membuatnya diminati dalam kimia obat dan kimia agrokimia modern. Karena penambahan gugus trifluorometoksi secara langsung pada tahap akhir sintesis sulit dilakukan, penggunaan building block yang sudah membawa gugus ini sejak awal merupakan pendekatan yang jauh lebih praktis dan efisien.

Di Indonesia, bahan terfluorinasi seperti ini dipakai laboratorium riset kimia obat, kelompok penelitian agrokimia, serta program sintesis organik di perguruan tinggi yang mengembangkan senyawa turunan aromatik. Posisi meta memberikan pola substitusi yang berbeda dari isomer orto dan para, sehingga berguna untuk menelaah pengaruh posisi gugus terhadap aktivitas. Kemasan 5 g cukup untuk beberapa rangkaian reaksi skala milimol termasuk optimasi kondisi kopling.

Brosur TCI (PDF)

  • Reaksi kopling Suzuki-Miyaura: ikatan karbon–iodium mudah mengalami adisi oksidatif pada paladium sehingga pembentukan ikatan biaril berjalan efisien pada kondisi lunak.
  • Reaksi Sonogashira: senyawa ini bereaksi dengan alkuna terminal untuk menghasilkan ariletuna terfluorinasi yang berguna sebagai bahan antara material maupun senyawa bioaktif.
  • Reaksi Buchwald-Hartwig aminasi: aril iodida merupakan substrat yang andal untuk membentuk ikatan karbon–nitrogen pada penyiapan anilin tersubstitusi terfluorinasi.
  • Pembentukan reagen organologam: senyawa ini dapat diubah menjadi reagen Grignard atau organolitium melalui pertukaran halogen-logam untuk penambahan pada elektrofil.
  • Sintesis kandidat obat dan agrokimia: gugus trifluorometoksi menyumbang lipofilisitas tinggi dan ketahanan metabolik yang dicari pada perancangan molekul aktif.

Merek TCI
Nomor CAS 198206-33-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik cairan aril iodida terfluorinasi; konfirmasikan keterangan pada label dan sertifikat analisis
Penyimpanan simpan sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan senyawa dalam wadah asli yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, di tempat sejuk, kering, serta berventilasi baik, karena aril iodida cenderung berubah warna bila terpapar cahaya dan panas dalam waktu lama. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, basa kuat, dan sumber nyala. Pengambilan sebaiknya dilakukan dengan jarum suntik atau pipet kaca yang kering agar isi botol tidak terkontaminasi uap air. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam untuk menghindari penghirupan uap. Kumpulkan sisa bahan, tumpahan, dan pelarut bekas sebagai limbah kimia berhalogen.

—